Molen Tidak Ingin Ada Orang Kelaparan di Pangkalpinang

Orang-orang ini yang benar-benar punya ketulusan untuk membangun Pangkalpinang, ayo bergabung

Molen Tidak Ingin Ada Orang Kelaparan di Pangkalpinang
Bangkapos/Edwardi
Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil membuka NB kegiatan Sosialisasi Pajak dan Retribusi Daerah Kota Pangkalpinang Tahun 2018 yang diselenggarakan Bakeuda Kota Pangkalpinang di Ruang Pertemuan (OR) Kantor Walikota Pangkalpinang, Jumat (23/11/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil membuka NB kegiatan Sosialisasi Pajak dan Retribusi Daerah Kota Pangkalpinang Tahun 2018 yang diselenggarakan Bakeuda Kota Pangkalpinang di Ruang Pertemuan (OR) Kantor Walikota Pangkalpinang, Jumat (23/11/2018).

Maulan Aklil mengatakan sedang mencari para ASN, camat, lurah, ketua RT/RW yang mampu melakukan terobosan, punya integritas dan loyalitas.

"Orang-orang ini yang benar-benar punya ketulusan untuk membangun Pangkalpinang, ayo bergabung. Saya bukan Superman saya butuh supertim," kata Molen, sapaan akrabnya.

Ditambahkannya, setelah dilantik sebagai walikota tidak mau berpikiran kerdil, bukan milik segolongan orang lagi tapi milik seluruh masyarakat Kota Pangkalpinang.

"Saya ingin kerja, saya sudah janji dengan masyarakat ingin menjadi pemimpin yang amanah, janji saya itu bukan hanya kepada masyarakat tetapi juga sama Allah SWT," tegasnya.

Dilanjutkannya, ia hanya meminta satu pintu surga yaitu melalui pintu pemimpin yang amanah, karena itu ingin kerja dengan sebaiknya.

"Mohon bapak ibu bantu saya, saya 19 tahun di birokrat saya tidak ingin ada orang kelaparan di Pangkalpinang, ada orang yang tidak mendapatkan pendidikan,

saya ini dulu orang miskin, bak Mak kami orang miskin, setengah mati untuk bisa hidup seperti ini, hidup saya bukan karena nasib dan keturunan tapi berproses," ujarnya.

Molen berharap para ASN jangan takut dengannya, silahkan tunjukkan loyalitas, tunjukkan kepintaran anda, kita butuh tim.

"Saya ajak senam kawan-kawan, rumah dinas terbuka untuk umum, saya dendam dulu masih kecil mau ke rumah bupati di Sungailiat dihadang orang, dak boleh masuk karena ku bukan siapa-siapa.

Setelah saya jadi kepala daerah perlahan tapi pasti saya punya program Jumat Bahagia, setiap Jumat rumah dinas terbuka siapapun boleh datang, walikota mendengarkan langsung keluhan masyarakat, kita ini pelayan masyarakat," tukasnya.(*)

Penulis: edwardi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved