Ini yang Akan Dilakukan Instagram pada Akun yang Membeli Followers dan Like Palsu
Di Indonesia sendiri, salah satu yang cukup terkenal dengan pengguna yang lumayan banyak ialah Instagram.
BANGKAPOS.COM - Maraknya penggunaan media sosial saat ini sudah menjadi hal yang biasa.
Bukan hanya kawula muda, namun kini dari berbagai usia pun memiliki akun media sosial masing-masing.
Di Indonesia sendiri, salah satu yang cukup terkenal dengan pengguna yang lumayan banyak ialah Instagram.
Bahkan banyak orang yang mendulang popularitas lewat media sosial ini.
Hingga ada beberapa orang yang bahkan demi popularitas rela mendapatkan pengikut dan orang-orang untuk menyukai
postingannya dengan cara membeli like atau follower.
Namun, dalam waktu dekat akun yang teridentifikasi 'membeli follower dan like' untuk meningkatkan popularitas bakal diberikan
peringatan oleh Instagram.
Dalam peringatan tersebut Instagram akan memberi tahu bahwa hal ilegal itu sudah dihapus dari akunnya.
Baca: Cantik-cantik Dandan Saat Nonton Konser, Nia Ramadhani Malah Lakukan Tak Diduga-duga Ini
Instagram juga menyatakan bahwa followers dan likes palsu termasuk sudah melanggar Pedoman Komunitas dan Ketentuan
Penggunaan.
The New York Times baru-baru ini mengungkapkan adanya fenomena "nanoinfluencers".
⠀
Fenomena nanoinfluencers ialah fenomena di mana beberapa pengguna Instagram dengan jumlah followers-nya yang hanya
seribu, berusaha untuk mendapat produk gratis dengan imbalan membuat sebuah iklan dari suatu produk.
Kebijakan baru yang akan dikeluarkan Instagram ini bertujuan untuk meminimalisir kecurangan.
Bagi Instagram, melawan kecurangan merupakan sesuatu yang perlu dilakukan Instagram untuk terus melindungi integritas
bisnis iklannya. (Bangkapos.com/Putrie Agusti Saleha)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/instagram_20180814_103411.jpg)