60 Persen Peserta Lolos SKD Pemprov Babel Hasil Dari Sistem Perangkingan

60 persen peserta SKD seleksi CPNS di lingkungan pemerintah provinsi kepulauan Bangka Belitung lulus dengan menggunakan sistem perengkingan

60 Persen Peserta Lolos SKD Pemprov Babel Hasil Dari Sistem Perangkingan
Bangka Pos / Krisyanidayati
Kasubit Perencanaan dan Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Babel, M. Erisco Nurahman. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - 60 persen peserta SKD seleksi CPNS di lingkungan pemerintah provinsi kepulauan Bangka Belitung lulus dengan menggunakan sistem perangkingan.

Hanya 40 persen yang dinyatakan lulus dengan sistem nilai ambang batas (passing grade) berdasarkan permenpan nomor 37 tahun 2018.

Kasubit Perencanaan dan Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Babel, M. Erisco Nurahman mengatakan untuk memenuhi kebutuhan formasi pihaknya telah melakukan sistem perangkingan berdasarkan Permenpan RB nomor 61 tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/formasi Pegawai Negeri Sipil dalam Seleksi CPNS 2018.

Sayangnya, meski sudah melakukan perangkingan dan rekonsiliasi dengan BKN pada akhir pekan lalu, Erisco belum dapat membeberkan jumlah peserta yang lulus SKD baik dengan sistem perangkingan maupun nilai ambang batas.

"Kita sudah melakukan perangkingan tapi masih menunggu informasi resmi dari BKN karena kewenangan BKN yang mengumumkan yang lolos SKD untuk tes SKB. Rekonsiliasi kemarin kami membahas hal ini juga mencocokan hasil perangkingan kami dengan hasil pengolahan BKN," kata Erisco, Senin (26/11/2018).

Erisco menyampaikan hanya ada 93 peserta yang memenuhi nilai ambang batas pada seleksi SKD lalu, 93 ini tersebar dalam bererapa formasi. Sehingga untuk peserta memenuhi nilai ambang batas yang belum memenuhi formasi ini menggunakan sistem perangkingan.

"60 persen yang ikut SKB nanti dari sistem perangkingan berdasarkan permenpan 61, karena kan formasi kita 270 sedangkan yang memenuhi nilai ambang batas hanya 93. Sisanya itu perangkingan. Kecuali untuk dokter spesialis yang memang tidak ada pelamarnya," ujarnya.

Ia menyebutkan, nantinya hasil pengolahan SKD dari tim BKN akan disampaikan melalui sistem ke panitia daerah. Setelah itu, panitia daerah baru akan mengumumkan hasilnya melalui website http://bkpsdmd.babelprov.go.id

"Kami belum bisa menyampaikan karena kewenangan ada di BKN. Nanti BKN kirim ke kami hasil pengolahan by sistem, setelah itu baru kami umumkan," katanya.

Erisco mengatakan belum ada kepastian jadwal pelaksanaan SKB. Namun, diperkirakan akan kembali mundur karena hingga saat ini belum ada pengumuman SKB.

"Pelaksanaan SKB itu harus satu minggu setelah diumumkan. Jadwal tentatif itu kan Pelaksanaan SKB 1-4 Desember, kemungkinan mundur karena sampai sekarang belum ada pengumuman. Kami masih menunggu juga dari BKN," katanya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved