Porprov V Babel

Air Masih Keruh, Renang Porprov V Babel Diundur, Zaenal Sebut Sudah Siap, Didit Soroti Soal Anggaran

DPRD Babel telah menyetujui anggaran Rp 67 miliar untuk pelaksanaan Porprov V Babel di Bangka Tengah.

Air Masih Keruh, Renang Porprov V Babel Diundur, Zaenal Sebut Sudah Siap, Didit Soroti Soal Anggaran
Bangka Pos / Riki Pratama
Kolam renang Aquatik yang berada di Kecamatan Pangkalanbaru akan digunakan untuk atlet renang Porprov V, hingga saat ini, masih dilakukan pengisian air oleh pihak pekerja, Jumat (23/11/2018) siang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pelaksanaan ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Bangka Belitung 2018 menjadi sorotan.

Pasalnya, ada beberapa tempat bertanding atlet belum siap.

Misalnya, kolam renang di Gelandang Aquatik kawasan belakang SMKN 1 Pangkalanbaru belum bisa digunakan.

Jadwal pertandingan yang dibuat pada Selasa (27/11/2018) diundur pada Kamis (29/11/2018).

Hal itu menimbang beberapa kondisi, seperti pengisian air yang belum sempurna dan tingkat kejernihan air.

Menyikapi kondisi itu, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya bereaksi.

Sebagai wakil rakyat dari dapil Bangka Tengah dan ikut mendorong anggaran Porprov V Babel, dia mengaku kecewa sekaligus minta maaf.

“Saya mohon maaf atas kekurangan ini. Kita akui persiapan kurang matang. Mungkin ini karena komunikasi yang kurang baik. Kami tidak akan tinggal diam, akan meminta penjelasan nantinya kepada Dispora Babel, panita, KONI Bangka Tengah dan KONI Babel,” kata Didit kepada harian ini, Senin (26/11/2018).

DPRD Babel telah menyetujui anggaran Rp 67 miliar untuk pelaksanaan Porprov V Babel di Bangka Tengah.

Sejumlah venue ada yang tidak selesai. Fasilitas kepada kontingen pun banyak yang kekurangan, misalkan kasur yang tidak dilaksanakan secara maksimal.

“Yakinlah, kami tidak akan membiarkan ini. Kita akan minta penjelasan terkait penggunaan anggaran Rp 67 miliar itu, dan memang sudah kewajiban kita. Kalau yang anggaran dari APBD Bangka Tengahnya itu kewenangan dari DPRD Bangka Tengah. Kita hanya sebatas yang Rp 67 miliar itu saja. Anggaran itu digunakan untuk apa saja,” jelas Didit.

“Kita minta mereka pro-aktif kalau kita panggil nantinya. Jangan sampai tidak hadir. Saat ini berkembang opini bukan hanya soal pelaksanaan, tapi mengarah ke persiapan yang kurang matang, bantuan anggaran Rp 67 miliar itu. Beltim dulu kita bantu Rp 35 miliar, tapi mereka sukses,” kata Didit.

Sementara Yadi, seorang atlet renang dari Kabupaten Bangka Selatan, kaget melihat kolam renang yang akan digunakan untuk pertandingan cabang olahraga renang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Bangka Belitung 2018.

Meski kecewa karena kolam renang belum bisa digunakan, Yadi dan rekan-rekannya dari kontingen Basel, tetap menunggu jadwal pertandingan.

"Kami dari hari Kamis (22/11) sudah disini. Kaget juga pertama kali lihat kolam renang belum siap. Jadi cuma latihan aja ini setiap hari," kata Yadi saat ditemui Bangka Pos di SMK Negeri 1 Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (26/11/2018).

Yadi dan kontingen Basel menginap di SMKN 1 Pangkalanbaru.

Sementara kolam renang yang bakal digunakan untuk pertandingan Porprov V berada di Gelanggang Aquatik yang berada di belakang SMKN 1 Pangkalanbaru.

"Mau gimana lagi, paling cuma latihan aja. Mau tanding belum siap kolamnnya, air belum penuh," ujar Yadi.

Bangka Pos menyambangi Gelanggang Aquatik. Akses jalan menuju tempat itu digenangi air dan lumpur.

Kondisi hujan membuat struktur tanah menjadi lembek.

Kondisi jalan diperparah lalu lalang kendaraan, yang di antaranya adalah mobil tangki pengisi air kolam renang.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah membangun Gelanggang Aquatik dalam dua tahap.

Saat ini, pembangunan gelanggang itu memasuki tahap kedua. 

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Bangka Tengah, Zaenal menyebut pengerjaan kolam telah selesai.

Saat ini, dia mengatakan hanya ada pengerjaan minor atau hal-hal yang kecil saja.

"Sudah selesai pembangunanya tinggal pengisian air, tetapi walau sudah selesai ini masih tanggung jawab mereka (kontraktor), pembangunan mayor atau yang besarnya sudah selesai semua, tinggal minor yang kecil kecilnya," kata Zaenal, Senin (26/11).

Diundur

Pelaksanaan cabor renang dalam Porprov V Babel awalnya direncananya pada hari ini, Selasa (27/11).

Namun perlombaan itu ditunda hingga 29 November nanti karena air kolam renang belum penuh dan belum dilakukan penjernihan.

Pantauan Bangka Pos, kemarin air kolam renang berwarna abu-abu kecoklatan.

"Tim diligate itu menyatakan diundur pada tanggal 29 November, kita telah melakukan terus pengisian air, malam ini selesai full airnya, lalu kami tinggal melakukan pakum atau penjernian airnya," ujar Zaenal.

Serupa disampaikan Win Iskandar, koordinator lapangan cabor renang.

Dia menyebut menundaan lomba sudah disampaikan dalam technical meeting.

"Tadi kita sudah melakukan Technical Meeting (TM) bahwa perlombaan cabang olahraga renang yang seharusnya diadakan pada tanggal 27 November dialihkan pada tanggal 29 November," ujar Win.

Selain kondisi air yang belum penuh, Win menyampaikan bahwa air yang ada di dalam kolam renang sendiri belum dilakukan penjernihan.

"Pengalihan ini dikarenakan kondisi air yang belum penuh dan air yang ada di kolam renang belum kita lakukan treatment penjernihan," jelasnya.

Dia menambahkan bahwa saat ini membutuhkan sekitar 50 sentimeter lagi untuk membuat kolam tersebut penuh.

"Kurangnya sekitar 50 sentimeter lagi, selain dari air pompa kita juga menggunakan penambahan suplai air dari bantuan dari mobil tangki dari kabupaten dan kota," tuturnya.

Selanjutnya, terkait dengan adanya pengalihan jadwal ini, Win mengatakan tidak ada protes dari kontingen terkait.

"Kami selalu mengkomunikasikan hal ini dengan setiap kontingen, dan tidak ada protes terkait pengalihan jadwal," imbuhnya.

Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved