Dukcapil Provinsi Babel Siaga di Posko Lion Air JT 610

Pembayaran klaim belum selesai, dan memerlukan dokumen administrasi kependudukan. Kita sudah tempatkan Kabid

Dukcapil Provinsi Babel Siaga di Posko Lion Air JT 610
BangkaPos/Krisyanidayati.
Sekda Babel, Yan Megawandi saat meninjau Posko Lion Air JT 610 di Hotel Novotel Bangka Tengah, Selasa (27/11/2018). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi mengatakan pihaknya akan terus mendampingi keluarga korban Lion Air JT 610 meskipun Lion Air telah membuka posko di Novotel Bangka Tengah.

Yan mengatakan, pihaknya telah menempatkan pegawai Pemprov yang membidangi pencatatan sipil, untuk mempermudah para keluarga korban menyelesaikan administrasi kependudukan dalam mengurus klaim asuransi.

Tak hanya itu, ia menambahkan dinas kependudukan dan pencatatan sipil Pemprov Babel juga telah berkoodinasi dengan dinas pencatatan sipil di tujuh kabupaten/kota.

"Pembayaran klaim belum selesai, dan memerlukan dokumen administrasi kependudukan. Kita sudah tempatkan Kabid dari pencatatan sipil provinsi untuk membantu keluarga disini," kata Yan disela-sela meninjau posko Lion Air JT 610 di Novotel Bangka Tengah, Selasa (27/11/2018)

Ia mengatakan, adanya pegawai dari pencatatan sipil ini untuk mempermudah keluarga korban yang jenazahnya belum teridentifikasi.

"Bagaimana yang belum teridentifikasi kami ingin membantu untuk mempercepat dan mempermudah tanpa harus meninggalkan aspek yuridis administrasi kependudukan," katanya.

Menurutnya, hal ini harus dilakukan terpusat dan satu pintu sehingga keluarga korban tidak kebingungan.

"Ini harus dilakukan satu pintu supaya pemerintah kabupaten/kota yang menangani langsung itu kami tau progresnya dan ini juga kita laporkan ke dirjen Capil di Kemendagri," ujarnya.

Disinggung soal surat yang dilayangkan Pemprov Babel terkait permintaan keluarga korban untuk terus dilakukan pencairan, Yan menyebutkan Pemerintah akan melakukan yang terbaik.

"Tadi kaalu mendengar artinya 23 tidak berhenti secara otomatis, kalau masih bisa dilakukan pemerintah tetap. KNKT juga sedang mencari kapal yang pas untuk melakukan pencarian CVR, kan bisa saja dalam pencarian ini nantinya ditemukan lagi jenazah atau lainnya yang pasti akan dikumpulkan tim di lapangan," ujarnya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved