Lion AIr Jatuh

Jawaban Ketua Tim Investigasi Soal Penyebab Kecelakaan Lion Air JT 610: Proses Masih Panjang

Pihaknya memang sudah mendapatkan data black box atau kotak hitam pesawat Lion Air JT 610, yakni Flight Data Recorder (FDR)

Jawaban Ketua Tim Investigasi Soal Penyebab Kecelakaan Lion Air JT 610: Proses Masih Panjang
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan sekaligus ketua tim investigasi kecelakaan JT 610, Nurcahyo. 

BANGKAPOS.COM - Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan sekaligus ketua tim investigasi kecelakaan JT 610, Nurcahyo mengatakan membutuhkan proses yang masih panjang untuk ketahui penyebab terjadinya kecelakaan Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Karawang pada 29 Oktober lalu.

Ia mengatakan pihaknya memang sudah mendapatkan data black box atau kotak hitam pesawat Lion Air JT 610, yakni Flight Data Recorder (FDR) mulqi 23 Oktober yang berisikan tentang 19 penerbangan dan beberapa data lainnya. Namun, sayangnya dirinya enggan menjelaskan secara detail pasalnya akan diumumkan pada besok.

"Sampai hari ini untuk menentukan penyebabnya masih amat sangat jauh," katanya ditemui bangkapos.com, usai menghadiri pertemuan dengan keluarga korban lion Air JT 610 di Novotel Bangka Tengah, Selasa (27/11/2018).

Ia menjelaskan, setelah ini KNKT masih akan melakukan penelitian tentang bagaimana kecelakaan ini dan akan melakukan rekonstruksi lagi di simulator milik Boeing di Amerika.

Selain itu juga, akan meneliti komponen yang dilepas di Bali yang penelitiannya akan dilakukan di Minapolis Amerika dan masih ada banyak kegiatan pengumpulan data yang harus dilakukan pihaknya.

Disinggung soal hipotesa sementara hasil dari data yang dikumpulkan, ia enggan menjelaskan lebih lanjut.

"Kita tidak begitu modelnya, kita kumpulkan semua data, kita cari tau penyebabnya, kita tidak mau cari salah," ujarnya. 

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved