Lion Air Jatuh

Pencarian CVR Lion Air JT 610 Masih Tunggu Kapal

Nurcahyo Utomo mengatakan kapal yang punya crain dengan daya angkat yang cukup dan kapal yang bisa

Pencarian CVR Lion Air JT 610 Masih Tunggu Kapal
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan sekaligus ketua tim investigasi kecelakaan JT 610, Nurcahyo. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan melanjutkan pencarian cockpit voice recorder (CVR) dari kotak hitam atau black box pesawat Lion Air JT-610.

Namun, hingga saat ini KNKT masih menunggu peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan pencarian.

"Pencarian Cockpit Voice Recorder masih akan tetap dilakukan saat ini kita sedang mencari kapal yang sesuai," kata Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan sekaligus ketua tim investigasi kecelakaan JT 610, Nurcahyo Utomo ditemui Bangka Pos usai menghadiri pertemuan dengan keluarga korban Lion Air di Hotel Novotel Bangka Tengah, Selasa (27/11/2018).

Nurcahyo Utomo mengatakan kapal yang punya crain dengan daya angkat yang cukup dan kapal yang bisa berhenti di satu titik tidak bergeser tanpa jangkar.

"Karena di dekat lokasi kecelakaan ini ada pipa Pertamina kalau pakai jangkar khawatir akan merusak pipa," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga membutuhkan alat selam yang penyelamnya bisa lama bertahan di dalam air.

Alat sedot lumpur sehingga lumpur di sekitar lokasi akan dipindahkan sehingga diharapkan apa yang selama ini tertimbun akan terlihat.

Saat ini pihaknya sedang mengupayakan untuk mendapatkan kapal tersebut, yang kemungkinan akan didapatkan dari luar negeri.

Disinggung, akankah peralatan itu bisa didapatkan di dalam negeri, ia menyebutkan ada beberapa namun masih saja terpisah-pisah, seperti hanya ada kapal saja tapi tidak ada penyelamnya.

"Kita sedang upayakan mencari kapal dengan kemampuan yang kita butuhkan. kalau kita sudah dapat kapalnya, maka pengoperasian akan dilanjutkan. Terakhir saya denger kapal itu didapatkan dari Singapura, tapi saya tidak tau pasti. Ini sewa untuk beberapa hari," sebutnya.

"Minggu ini kita berharap sudah mulai pencarian," tambahnya.

Ditanyai akankan pencarian ini akan turut melibatkan pihak luar negeri, ia mengatakan pihaknya memberikan kesempatan selama memang berwenang untuk turun dalam pencarian ini.

"Kalau ada memang pihak luar negeri yang berhak mau ikut silahkan, kalau yang tidsk berhak dan tidak punya kemampuan, ya tidak daripada nanti malah merepotkan," sebutnya.

Nurcahyo menyampaikan pihak boeing juga akan turut terlibat dalam investigasi yang dilakukan KNKT ini hal ini berdasarkan ketentuan internasional.

"Dari awal pihak boeing terlibat dari
hari ketiga kejadian tim Amerika sudah ada di Jakarta terdiri 15 orang terdiri
National Transportation Safety Board (NTSB), Federal Aviation Administration (FAA), Genaral Electric (GE) sebagai pembuat mesin pesawat," katanya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved