KKN Fakultas Kedokteran UGM Soroti Tingginya Stunting dan Napza Baru di Desa Penagan

Menurut Amir Husni kondisi stunting ini terjadi akibat banyaknya pernikahan dini sehingga orang tua tidak

KKN Fakultas Kedokteran UGM Soroti Tingginya Stunting dan Napza Baru di Desa Penagan
Bangkapos/Nurhayati
Kegiatan penarikan 22 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah selesai melakukan KKN sejak tanggal 3 hingga 30 November 2018, Jumat (30/11/2018) di Ruang Rapat Setda Bangka. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Perwakilan Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat KKN PPM UGM Tahun Anggaran 2018, Amir Husni mengingatkan Pemerintah Kabupaten Bangka mengenai masih banyaknya stunting yakni masalah gizi kronis yang ada di Desa Penagan Kecamatan Mendobarat Kabupaten Bangka.

Kondisi ini disampaikan saat penarikan 22 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)  Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah selesai melakukan KKN sejak tanggal 3 hingga 30 November 2018, Jumat (30/11/2018) di Ruang Rapat Setda Bangka.

Menurut Amir Husni kondisi stunting ini terjadi akibat banyaknya pernikahan dini sehingga orang tua tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk memberikan asupan makanan kepada anaknya.

"Dari hasil KKN Mahasiswa UGM ini yang menarik perlu ditindaklanjuti adalah masalah stunting.

Banyak faktor penyebabnya diantaranya pernikahan.
Pernikahan dini juga banyak faktor yang menyebabkannya," ungkap Amir Husni.

Ia juga mengingatkan yang patut diwaspadai ada anak-anak SD maupun SMP sudah menggunakan napza jenis baru yakni obat batuk yang dicampur minuman berenergi. Kondisi ini menimbulkan efek seperti narkoba.

"Ini perlu penanganan serius dari pemerintah daerah. Jika sudah terpengaruh napza baru ini anak-anak jadi malas sekolah dan akan mudah terjadi pernikahan dini. Untuk stunting perlu penanganan berbagai pihak," saran Amir Husni.

Dia melihat dimasyarakat Desa Penagan dari segi agamanya bagus. Untuk itu ia menyarankan agar menggunakan pendekataan agama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Dia juga menyampaikan terima kasih atas sambutan masyarakat di Desa Penagan dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bangka dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sehingga kegiatan KKN Mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM bisa berjalan dengan lancar.

Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Pemerintahan Restunemi mengakui angka stunting di Kabupaten Bangka paling tingi di  Kecamatan Mendobarat

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved