Porprov V Babel

Cidera Patah Kaki, Atlet Silat Kontingen Bangka Harus Dioperasi di RS Depati Bahrin

Atlet Pencak Silat dari Kontingen Kabupaten Bangka Riski Kurnia, terpaksa harus menjalani operasi di Rumah Sakit Depati Bahrin Sungailiat

Cidera Patah Kaki, Atlet Silat Kontingen Bangka Harus Dioperasi di RS Depati Bahrin
(ist/koni kabupaten bangka)
Ketua KONI Kabupaten Bangka Denny Hasbi saat melihat kondisi Riski Kurnia, Atlet Pencak Silat Kontingen Kabupaten Bangka, Sabtu (1/12/2018) malam di Rumah Sakit Depati Bahrin Sungailiat.

BANGKAPOS.COM, BANGKA---Atlet Pencak Silat dari Kontingen Kabupaten Bangka Riski Kurnia, terpaksa harus menjalani operasi di Rumah Sakit Depati Bahrin Sungailiat, Sabtu (1/12/2018) malam karena mengalami cidera patah kaki kanan saat bertanding di final Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Bangka Belitung, di STIMIK Atma Luhur, Pangkalpinang.

Saat bertanding Riski berhadapan dengan Pesilat Kabupaten Belitung Timur Welly.

Menurut keterangan Komandan Kontingen Pencak Silat Bangka Budi Firmansyah adanya kesalahan kuda-kuda saat proses bantingan yang dilakukan Riski terhadap Welly.

Ia menjelaskan, meski proses bantingan berhasil tetapi Riski salah mengambil posisi kuda-kuda yang berdampak sangat fatal.

"Kondisi ini menyebabkan kaki kanan Riski patah. Tapi saya sendiri kurang begitu mengetahui, penyebab patah apakah karena tertimpa lawan atau terbentur, tetapi yang jelas posisi kuda-kuda salah," ungkap Budi kepada wartawan, Minggu (2/12/2018).

Dari segi poin nilai Riski sudah lebih unggul dari lawannya Welly tetapi dinyatakan kalah karena adanya kesalahan tersebut.

Riski hanya bisa meraih perak dalam ajang porprov tersebut.

"Untuk medali emas itu sebenarnya sudah berhasil direbut Riski karena kejadian itu kemenangan belum berpihak kepada kita," kata Budi.

Namun menurutnya, kejadian bisa menjadi pelajaran agar tidak terulang kembali sehingga atlet Kontingen Kabupaten Bangka tidak mengalami cidera dan kejadian fatal seperti itu lagi.

Saat ini kondisi Riski sudah selesai menjalani operasi di rumah sakit dan dalam keadaan baik.

"Riski sudah selesai operasi. Saat ini kondisinya baik tetapi masih dalam perawatan di RSUD Sungailiat," jelas Budi.

Kondisi Riski sekarang dalam masa pemulihan pasca operasi oleh dokter di Rumah Sakit Depati Bahrin.

Budi mendoakan agar Riski bisa cepat pulih hingga bisa beraktivitas kembali.(Bangkapos, Nurhayati)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved