PJU Tetap Gelap, Koalisi Masyarakat Belinyu Datangi Dinas PUPRP

Mereka mempertanyakan mengapa penerangan jalan di Kecamatan Belinyu belum dapat direalisasikan sepenuhnya. Mengingat masyarakat

PJU Tetap Gelap, Koalisi Masyarakat Belinyu Datangi Dinas PUPRP
bangkapos/nurhayati
Maudiansyah bersama rekannya Andrea pemilik Warkop Duo Beranak menunjukan surat untuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Bangka terkait penerangan jalan umum. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Perwakilan Warga Kecamatan Belinyu mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Belinyu Untuk Penerangan Jalan mengirimkan surat kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Bangka terkait sering matinya Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitar Belinyu yang sering padam.

Pasalnya token untuk pengisian pulsa listrik tidak diisi oleh pihak dinas Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Bangka yang menjadi penanggungjawab PJU.

Surat yang ditandatangani Koordinator Koalisi Masyarakat Belinyu Untuk Penerangan Jalan, Maudiansyah ini juga ditembuskan ke DPRD Kabupaten Bangka dan Anggota DPRD Kabupaten Bangka dari Daerah Pemilihan Belinyu-Riausilip.

Mereka mempertanyakan mengapa penerangan jalan di Kecamatan Belinyu belum dapat direalisasikan sepenuhnya. Mengingat masyarakat merasa sudah membayar Pajak Penerangan Jalan setiap transaksi pembelian e-token listrik.

Pihaknya juga menanyakan mekanisme pengelolaan PJU apakah melalui swakelola karena jika PJU padam warga bisa mengajukan pembelian token ke Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Bangka.

Selain itu juga mereka menanyakan kapan Pemkab Bangka bisa merealisasi PJU secara keseluruhan mengingat dampak sosial yang akan memicu rawan laka lantas serta memicu tindak kejahatan lainnya.

"Kami sudah ke dinas PU tapi bagian penerima berkas mengatakan kabid lagi tidak ada ditempat," ungkap Maudiansyah yang akrab disapa Pinpin Harefa bersama rekannya Andrea pemilik Warkop Duo Beranak kepada bangkapos.com saat ditemui Rabu (5/12/2018) di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Bangka.

Menurutnya, setelah aksi galang dana yang mereka lakukan kemarin belum ada perubahan signifikan.

"Bisa dilihat sepanjang jalan utama di Belinyu masih gelap. Sepanjang dari awal gapura Belinyu sampai ke arah jalan Pelabuhan Pelindo masih gelap," kata Pinpin.

Dia menilai solusi yang disampaikan pihak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Bangka sangat tidak efektif jika warga harus datang ke Kantor PU hanya hanya untuk mengambil pulsa token PJU dengan menempuh jarak 62 kilometer dari Belinyu.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved