Jumat, 10 April 2026

1.200 Pasangan Warga Pangkalpinang Belum Punya Buku Nikah

Ada 1.200 pasangan warga Kota Pangkalpinang terdata belum memiliki surat atau buku nikah.

Penulis: edwardi | Editor: M Zulkodri
Bangka Pos / Edwardi
Acara Isbath Nikah Terpadu di ruang pertemuan Kantor Walikota Pangkalpinang, Kamis (06/12/2018) 

BANGKAPOS COM, BANGKA -- Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil alias Molen mengaku prihatin karena ada 1.200 pasangan warga Kota Pangkalpinang terdata belum memiliki surat atau buku nikah.

"Saya prihatin dengan kondisi ini, imbasnya kepada warga yang tidak punya surat nikah, mau berobat pakai BPJS tidak bisa, anaknya mau sekolah tidak ada akta kelahiran dan macam-macam keperluan lainnya jadi terhambat," kata Molen saat acara Isbath Nikah Terpadu di ruang pertemuan Kantor Walikota Pangkalpinang, Kamis (06/12/2018).

Dilanjutkannya, Pemkot ingin melegalkan pernikahan 1.200 pasangan ini supaya anak cucunya tidak terhambat untuk sekolah, berobat karena tidak punya BPJS, mendapatkan beras sejahtera dan lainnya.

"Seiring waktu berjalan saya ingin 1 200 pasangan ini ikut semua isbath nikah ini, tetapi karena saya dilantik November 2018 sehingga belum bisa menganggarkan banyak orang untuk ikut. Kami hanya bisa menganggarkan 60 pasangan ikut. 60 pasangan ini sangat beruntung karena perayaan nikah bersama walikota dan semuanya gratis di alun-alun Taman Merdeka, silahkan bawa kotak duit sendiri jangan sampai tertukar," ujarnya.

Ditambahkannya, bersamaan ini akan dilakukan pemecahan tiga rekor MURI, yakni makan otak-otak terbanyak, tarian dambus terbanyak ada 1000 penari dambus, dan senyuman selfie terbanyak.

"Siapa yang menang senyuman selfie akan menjadi brand ambassador untuk menjual Pangkalpinang sebagai Kota Beribu Senyuman. Sebagai ikon Pangkalpinang dimana nantinya orang akan datang ke kota ini sebagai Kota Beribu Senyuman," tukasnya. (BANGKAPOS.COM/EDWARDI)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved