Molen Akan Ajak 120 Personel Damkar Bersihkan Pasar Pagi Pangkalpinang

Nanti 120 personel damkar Pangkalpinang itu tidak lagi tidak ada gawe. Apa gawenya nanti, sama-sama wali

Molen Akan Ajak 120 Personel Damkar Bersihkan Pasar Pagi Pangkalpinang
BANGKA POS/ DEDY QURNIAWAN
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyatakan, ia akan mengajak 120 personel unit pemadam kebakaran (Damkar) Pangkalpinang untuk membersihkan Pasar Pagi Pangkalpinang.

Ini ia sampaikan menjawab pertanyaan soal semerawutnya pasar di Pangkalpinang yang disampaikan pada acara kopi darat bersama sekitar 50-an anggota sejumlah grup Whats App di rumah dinas wali kota, Sabtu (8/12/2018) malam.

Molen mengatakan, ia telah mengecek kondisi Pasar Pagi saat ini. Satu di antara temuannya adalah, pasar tersebut bau pesing dan kotor di lantai atasnya.

"Nanti 120 personel damkar Pangkalpinang itu tidak lagi tidak ada gawe. Apa gawenya nanti, sama-sama wali kota, satu hari khusus, setiap hari Jumat, pakai Blangwir nyemprot pasar tu. Begitu bersih semua, ketahuan mane lapak sebenar e," kata Molen

Dia mengatakan, setelah dibersihkan, Pasar Pagi akan ditata mulai dari pedagang hingga tempat parkir.

Dia mengatakan, bangunan-bangunan yang sifatnya liar juga akan ditertibkan.

"Ada itu yang bangun baja-baja ringan (untuk jualan di luar bangunan pasar). Itu bukan pemkot yang bangun. Saya sudah cek. Akibatnya tidak ada space tempat parkir. Ini akan dirapikan, semua jual ke dalam.

Jadi space parkir ada. Orang ini berjualan di dalam tidak laku karena pedagang berjualan di luar....jadi ku mohon maaf, dalam perubahan itu pasti ada pro-kontra. Kalau ada yang tidak setuju itu pasti, tetapi bismillah, saya minta dukungannya, " katanya.

Molen mengatakan, ia juga telah bersurat ke kementerian terkait untuk pembenahan pasar lainnya di Pangkalpinang.

Pemkot misalnya ditawarkan untuk pembangunan pasar tipe C yang baru dengan cukup menyiapkan lahan atau membenahi pasar yang ada saat ini.

"Saat ini kami sudah siap untuk menindaklanjuti ini ke kementerian," ucap dia.

Molen menyebut penataan Pangkalpinang mulai dari pasar, parkir liar, hingga lalu lintas perku dukungan masyarakat.

Begitu penataan ajan dilakukan maka bakalan ada resistensi dari masyarakat karena sudah terbiasa dengan kesemerawutan.

"Ini memang risiko. Pelan-pelan menyadarkan masyarakat," ucap dia. (BANGKAPOS.COM /Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved