Sekda Beltim Pantau Pelaksanaan SKB CPNS Beltim

Melihat peserta SKB sudah kelihatan orang yang terpilih, Jadi mudah-mudahan tidak hanya lulus dari secara tes tertulis, tetapi

Sekda Beltim Pantau Pelaksanaan SKB CPNS Beltim
Bangkapos/Suharli
para peserta SKB CPNS Beltim mendapat arahan sebelum memasuki ruang CAT dari Sekda Beltim Ikhwan Farhrozi dan Kepala BKPSDM Beltim Yuspian. Kamis, (13/12/2018) 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Ikhwan Fahrozi berikan motivasi kepada peserta tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS di Beltim.

Kedatangan Sekda ke Gedung CAT BKPSDM Beltim, guna melihat proses pelaksanan tes SKB pada sesi pertama yang di ikuti 95 peserta.

Sebelum pelaksanaan SKB Ikhwan berpesan kepada para peserta.

"Melihat peserta SKB sudah kelihatan orang yang terpilih, Jadi mudah-mudahan tidak hanya lulus dari secara tes tertulis, tetapi sikap mental juga tertuang pada mereka ini," ujar Ikhwan saat ditemui posbelitung usai memantau pelaksanaan SKB di Gedung CAT BKPSDM Beltim, Kamis (13/12/2018).

Menurut Ikhwan kedepannya membentuk seorang PNS tidak lah mudah, terutama untuk sikap mental, dengan adanya seleksi SKD dan SKB agar mendapatkan PNS yang berkualitas.

"Melihat dari peserta ini kelihatannya banyak yang dari PTT, artinya yang lulus SKB ini tidak hanya secara teori saja, secara pengalaman mereka sudah paham akan tugas mereka nantinya," ujar Ikhwan.

Ia pun berharap kuota jabatan yang telah disediakan ada dapat terisi.

Pelaksanaan SKB CPNS di Lingkungan Kabupaten Belitung Timur satu peserta tidak hadir pada sesi pertama, sedangkan sesi kedua semua peserta dipastikan oleh BKPSDM peserta hadir semua untuk mengikuti tes SKB yang dilangsungkan di Gedung CAT BKPSDM Beltim, Kamis (13/12/2018).

"Persesi seharusnya diikuti 95 peserta, sesi pertama ini ada satu yang tidak hadir, kami akan mengecek di jabatan apa yang bersangkutan melamar, memang disayangkan karena seleksi ini yang menentukan," ujar Kepala BKPSDM Beltim, Yuspian kepada Posbelitung, Kamis (13/12/2018).

Yuspian menuturkan tidak mengetahui alasan pasti mengapa peserta tidak hadir, padahal menurutnya tahapan ini juga menentukan kelulusan CPNS, dimana bobot nilai dari SKB sendiri 60 persen sedangkan SKD 40 persen.

"Kami juga belum mendapatkan konfirmasi apakah terhalang atau seperti apa, karena kan peserta mandiri, atau juga pesertanya dari daerah luar, entah itu kesulitan tranportasi atau kesehatan, bisa saja terjadi," ujar Yuspian

(posbelitung/suharli).

Penulis: Suharli
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved