KPK Cokok 17 Bupati Sepanjang Tahun 2018, Ini Daftar Nama dan Kasusnya

Pada tahun ini, KPK paling banyak menggelar OTT sepanjang sejarah dengan mencokok 18 bupati.

KPK Cokok 17 Bupati Sepanjang Tahun 2018, Ini Daftar Nama dan Kasusnya
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Imas Aryumningsih seusai dilantik sebagai Bupati Subang sisa masa jabatan 2013-2018 oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (8/6). 

Nyono ditangkap dalam kasus suap Perizinan dan Pengurusan Penempatan Jabatan di Pemkab Jombang.

Baca: Sosok Eril Dardak Adik Bupati Trenggalek Emil Dardak yang Meninggal di Kamar Kos

Kader Partai Golkar itu pun divonis 3,5 tahun dan denda Rp 200 juta, subsider dua bulan penjara oleh Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (4/9/2018).

Hukuman jauh lebih ringan dibanding tuntutan dari Jaksa, yaitu delapan tahun bui dan denda Rp 300 juta, subsider tiga bulan.

3. Bupati Ngada, Marianus Sae

Bupati Ngada Marianus Sae seusai menjalani pemeriksaan perdana untuk korupsi suap terkait proyek di Pemerintah Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Gedung KPK Jakarta Selatan, Selasa (20/2/2018). Marianus menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka Direktur PT Sinar 99 Permai, Wilhelmus Iwan Ulumbu terkait kasus dugaan suap proyek infrastruktur di Kabupaten Ngada, NTT.
Bupati Ngada Marianus Sae seusai menjalani pemeriksaan perdana untuk korupsi suap terkait proyek di Pemerintah Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Gedung KPK Jakarta Selatan, Selasa (20/2/2018). Marianus menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka Direktur PT Sinar 99 Permai, Wilhelmus Iwan Ulumbu terkait kasus dugaan suap proyek infrastruktur di Kabupaten Ngada, NTT. (Tribunnews/JEPRIMA)

Masih pada Februari, Bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur, Marianus Sae ditangkap KPK, Minggu (11/2/2018).

OTT Bupati Ngada oleh KPK ini sehari menjelang penetapan Marianus sebagai calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca: Bibi dan Keponakan Ditemukan Tewas, Diduga Terlibat Hubungan Terlarang

Marinus ditangkap dalam kasus suap terkait proyek-proyek di Pemerintah Kabupaten Ngada.

Ia pun divonis divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 300 juta, subsider empat bulan, ditambah empat tahun pencabutan hak politik.

4. Bupati Subang, Imas Aryumningsih

Bupati Subang non aktif Imas Aryumningsih menjalani sidang putusan kasus suap perizinan, di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (24/9/2018). Dalam sidang putusan tersebut, Majelis Hakim memvonis Imas 6 tahun 6 bulan penjara, dan denda Rp 500 juta subsider kurungan tiga bulan penjara.
Bupati Subang non aktif Imas Aryumningsih menjalani sidang putusan kasus suap perizinan, di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (24/9/2018). Dalam sidang putusan tersebut, Majelis Hakim memvonis Imas 6 tahun 6 bulan penjara, dan denda Rp 500 juta subsider kurungan tiga bulan penjara. (TRIBUN JABAR /GANI KURNIAWAN)

Dua hari setelah penangkapan Bupati Ngada, KPK menangkap Bupati Subang, Imas Aryumningsih di rumah dinasnya di Subang, Selasa (13/2/2018).

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved