Melawan Saat Diamankan, Polisi Hantam Kaki Pelaku Curat Dengan Timah Panas

Memang pada saat penangkapan, dua orang tersangka ditembak karena berupaya melawan. Kami berikan

Melawan Saat Diamankan, Polisi Hantam Kaki Pelaku Curat Dengan Timah Panas
Bangkapos/irakurniati
Tersangka kasus 3C (curat, curas dan curanmor) dihadirkan bersama barang bukti di ruang anton sudjarwo mapolres Pangkalpinang, saat konfrensi pers, Jumat (14/12/2018) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sempat melakukan perlawanan saat diringkus tim gabungan, dua dari 12 orang tersangka yang diamankan jajaran Polres Pangkalpinang, diganjar dengan timah panas.

Kedua tersangka yakni Nanang dan Dahim, pelaku pencurian mesin tempel kapal di pantai pan semujur, Desa Tanjung gunung, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka tengah.

Rata-rata dari tersangka juga merupakan residivis atau pernah mendekam di balik sel penjara.

"Memang pada saat penangkapan, dua orang tersangka ditembak karena berupaya melawan. Kami berikan tindakan tegas terukur." kata Wakapolres Pangkalpinang, Kompol Nursamsi, saat menggelar konfrensi pers dengan awak media di Mapolres, didampingi kabag ops Kompol Sahbaini dan kasat reskrim, AKP M.Saleh, Jumat (14/12/2018). 

Sementara, Nanang, salah seorang tersangka yang dihantam peluru polisi, mengaku melakukan aksi tersebut karena ingin menggunakan uang hasil curian untuk pulang ke kampung halamannya, di daerah Sumatera Selatan.

Ia bersama dua orang rekannya, termasuk Dahim, menggondol mesin tempel kapal sewaktu menjelang subuh.

Sedangkan keduanya, diketahui merupakan sindikat yang kerap beraksi diberbagai lokasi. 

"mau saya pakai untuk pulang kampung. Disini saya ngontrak rumah di Jalan air mawar." ujar tersangka yang diketahui juga sebagai resividis ini. 

Selama operasi tertib menumbing, sejak 30 November hingga 11 Desember, 12 tersangka kasus curat, curas dan curanmor digulung aparat kepolisian.

Total kerugian materi dihitung sebesar Rp 80 juta. Barang bukti yang diamankan berupa lima unit sepeda motor, lima unit handphone, uang Rp 150 ribu dan alat yang dipakai pelaku saat beraksi.

Para tersangka diganjar pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun dan 480 KUHP dengan hukuman empat tahun kurungan penjara. (Bangkapos/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved