Kadernya Dituduh Rusak Bendera Demokrat, Ini Respons Petinggi PDI Perjuangan

PDI Perjuangan merespon adanya tuduhan bahwa kader partai berlambang banteng moncong putih itu merusak bendera Partai Demokrat.

Kadernya Dituduh Rusak Bendera Demokrat, Ini Respons Petinggi PDI Perjuangan
Kompas.com/Ronny Adolof Buol
Sekjen PDIP Hasto Krisyanto saat berada di Manado, Selasa (9/8/2016) 

BANGKAPOS.COM, LANGKAT - PDI Perjuangan merespon adanya tuduhan bahwa kader partai berlambang banteng moncong putih itu merusak bendera dan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto berbicara di hadapan kader partainya dalam acara konsolidasi partai di Stabat, Kota Langkat, Sumatera Utara.

Hasto Kristiyanto mengatakan setiap kader PDI Perjuangan harus berdisiplin diri, perilaku dan berbicara.

"Jadi kalau ada yang mengatakan, di Pekanbaru sana, kita dituduh kader PDI Perjuangan ada yang merusak bendera Demokrat, itu bukan watak, itu bukan karakter PDI Perjuangan," ujar Hasto Kristiyanto, Sabtu (15/12/2018).

Baca: Ribuan Bendera dan Spanduk Demokrat di Pekanbaru Dirusak, SBY Turun Tangan

Berkaca dari hasil survei, Hasto Kristiyanto menerangkan, PDI Perjuangan tak punya irisan persaingan dengan Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Irisan PDI Perjuangan adalah dengan Gerindra. Survei menunjukkan juga bahwa ada banyak parpol yang beririsan dengan Gerindra. Yakni PD, PAN, Nasdem, dan Golkar.

"Jadi tidak ada relasinya, yang menuduh kita dengan tindakan tercela tersebut," tutur Hasto. Ia pun menyinggung peristiwa penyerangan kantor PDIP pada peristiwa 27 Juli 1996 (Kudatuli).

"Tapi kita tidak bermelodrama saudara-saudara sekalian. Kita tidak menuduh yang lain, kita menempuh jalur hukum," ucap Hasto Kristiyanto.

Baca: Bendera Demokrat Dirusak, SBY: Ini Bukan Perang Saya, yang Bertarung Itu Pak Jokowi dan Prabowo

Karena itu, ucap Hasto Kristiyanto, kalau ada yang menuduh PDI Pejuangan menurunkan atribut pihak lain, dia tidak mengetahui sejarah PDI Perjuangan.

"Yang mencoba dihancurkan pun, kita menempuh jalur hukum. Kita tidak menangis di hadapan rakyat. Kita justru meneguhkan mental kita, untuk berjuang," kata Hasto Kristiyanto.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved