2018, Pemkab Bangka Setor Dana Modal Daerah Senilai Rp 1,2 M Ke Bank Sumsel Babel

Bank Sumsel Babel berusaha untuk terus melakukan inovasi dan layanan sebaik-baiknya kepada pemerintah daerah dan masyarakat di Kabupaten Bangka.

2018, Pemkab Bangka Setor Dana Modal Daerah Senilai Rp 1,2 M Ke Bank Sumsel Babel
bangkapos/nurhayati
Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sungailiat Sadikin Syamsumin pada saat soft opening Kantor Kas Pemkab Bangka, Senin (16/12/2018) di Halaman Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bangka. 

BANGKAPOS.COM -- Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sungailiat Sadikin Syamsumin menyampaikan terima kasih karena Pemerintah Kabupaten Bangka pada tahun 2018 telah menyetor dana modal daerah senilai Rp 1,2 milyar kepada Bank Sumsel Babel.

Total saham yang sudah disetor oleh Pemkab Bangka kepada pihak Bank Sumsel Babel hingga November 2018 sebesar Rp 34,2 milyar.

"Pihak manajemen memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kami mengharapkan dukungan juga kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bangka khususnya nasabah dan stakeholder dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Bangka salah satu pemegang saham Bank Sumsel Babel," ungkap Sadikin saat soft opening Kantor Kas Pemkab Bangka, Senin (16/12/2018) di Halaman Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bangka.

Dia berharapan deviden yang diterima Pemkab Bangka bisa terus-menerus mengalami kenaikan.
Untuk RUPS Bank Sumsel Babel akan dilaksanakan pada Maret 2019 dan disetor deviden kepada Pemkab Bangka.

"Mudah-mudahan target yang diharapkan pemerintah daerah tercapai," kata Sadikin.

Ia berharap, pada tahun 2019 dana untuk modal daerah yang disetor ke Bank Sumsel Babel bisa lebih meningkat.

Diakuinya, keberadaan Kantor Kas Pemkab Bangka di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ini awalnya dari kantor payment point hanya menerima setoran seperti pajak.

Selain sebagai pemegang kas daerah pemerintah daerah juga sudah bekerjasama untuk menyetor secara online 10 pajak daerah.

"Retribusi pasar itu juga sudah dibayar tidak tunai, sudah melakukan transaksi non tunai lewat program Bank Sumsel Babel. Kami juga sudah buka counter di pasar supaya memberikan kemudahan kepada yang punya lapak dan toko-toko cukup di payment point di pasar untuk melakukan transaksinya," jelas Sadikin.

Saat ini pada tahun 2018 kredit usaha rakyat (KUR) untuk Kabupaten Bangka sebesar Rp 4 miliar sudah disalurkan kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan di tahun 2019 kami sudah minta plafon KUR ini sebesar Rp 15 milyar hingga Rp 20 milyar kami minta untuk menyalurkannya kepada masyarakat dengan suku bunga termurah tujuh persen pertahun atau lebih kurang 0,58 persen perbulan dan sangat menarik masyarakat untuk mendapatkan fasilitas kredit ini," kata Sadikin.

Pihaknya berusaha untuk terus melakukan inovasi dan layanan sebaik-baiknya kepada pemerintah daerah dan masyarakat di Kabupaten Bangka.

"Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah yang selalu mensupport hadirnya Bank Sumsel Babel. Begitu juga ke depan kami siap untuk berbagai macam produk yang akan kami tawarkan kepada masyarakat baik dalam bentuk penghimpunan dana dari pihak ketiga maupun penyaluran kreditnya," harap Sadikin.

Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved