Gerah Dengan Berita Hoax, DPD PDIP Babel Laporkan 2 Pemilik Akun Ini ke Polisi

Ketua DPD PDIP Babel, Didit Srigusjaya memberikan kuasa langsung kepada Biro Bantuan Hukum dan Advokat DPD PDIP Babel untuk menindaklanjuti kasusnya

Gerah Dengan Berita Hoax, DPD PDIP Babel Laporkan 2 Pemilik Akun Ini ke Polisi
Bangka Pos / Hendra
Tim Biro Bantuan Hukum dan Advokat DPD PDIP Babel menunjukkan bukti-bukti pemilik akun yang diduga menyebarkan berita hoax dan ujaran kebencian, Senin (17/12/2018). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – DPD PDIP Bangka Belitung melaporkan dua pemilik akun media sosial, facebook yakni Nolita Suradi dan Arie Afriady ke Direktorat Kriminal Khusus, Polda Kep. Babel, Senin (17/12/2018)

Ketua DPD PDIP Babel, Didit Srigusjaya memberikan kuasa langsung kepada Biro Bantuan Hukum dan Advokat DPD PDIP Babel untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

Topan Mandela didampingi, Sumardan dan Tian Handoko mengatakan Ketua DPD PDIP Babel mengetahui ada akun yang menyebarkan berita Hoax dan ujaran kebencian tetang PDIP minta agar ditindaklanjuti ke jalur hukum.

“Jadi hari ini kita tindaklanjuti untuk melaporkan dua pemilik akun facebook yakni atas nama Nolita Suradi dan Arie Afriady ke Polda Babel. Kita juga sudah memiliki bukti-bukti terkait kasus ini,” ujar Topan.

Dia menjelaskan dalam postingan Nolita tersebut dinilai ada unsur-unsur ujaran kebencian. Dalam postingan tersebut dengan judul “Puan: Jika Negara Ingin Maju dan Berkembang, Pendidikan Agama Islam Harus Dihapus!!”.

“Kita sudah meminta agar postingan tersebut tidak diteruskan. Tetapi yang bersangkutan tetap melakukannya. Bahkan ada komentar-komentar yang kita nilai ada unsur ujaran kebenciannya,” kata Topan.

Pihaknya sudah menelusuri si pemiliki akun berdasarkan data di facebook. Diketahui pemilik akun diduga atas nama Nolita Suradi merupakan calon anggota legislatif dan Arie Afriady diduga seorang pegawai BUMN.

Lanjut Topan, laporan ini dilakukan agar ada efek jera kepada pemilik akun medsos. Jangan sampai menyebarkan berita Hoax atau ujaran kebencian kepada pihak lain.

“Sudah beberapa kali kita melaporkan hal seperti ini. Kita inginkan agar ada efek jera. Pemilik akun jangan sampai menyebarkan berita hoax dan ujaran kebencian untuk tujuan tertentu,” tegasnya. (Bangka Pos / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved