Ketua DPRD Pangkalpinang Minta Sewa Ruko Pemkot yang Dijadikan Pijat Plus Plus Segera Dicabut

Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Achmad Subari membenarkan ada aset atau ruko milik Pemkot Pangkalpinang yang dijadikan panti pijat plus-plus

Ketua DPRD Pangkalpinang Minta Sewa Ruko Pemkot yang Dijadikan Pijat Plus Plus Segera Dicabut
bangkapos/edwardi
Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Achmad Subari. 

BANGKAPOS COM -- Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Achmad Subari mengatakan bila memang benar ada aset atau ruko milik Pemkot Pangkalpinang yang disewakan ke pihak ketiga yang dijadikan panti pijat plus plus atau kegiatan prostitusi terselubung harus segera dicabut atau diputuskan kontraknya.

"Segera dicabut perjanjian sewanya dan tidak usah diperpanjang lagi sewanya," tegas Acu, sapaan akrab Achmad Subari, Senin (17/12/2018).

Ditambahkannya, Pemkot dan DPRD Kota Pangkalpinang jelas tidak akan mengizinkan kegiatan prostitusi terselubung seperti itu.

"Kegiatan prostitusi terselubung seperti itu sangat membahayakan dan bisa merusak moral masyarakat Pangkalpinang," ujarnya.

Ditegaskannya, DPRD Kota Pangkalpinang akan segera berkoordinasi dan memanggil pihak-pihak terkait, seperti Bidang Aset sebagai pemilik ruko-ruko terkait dan segera dilakukan penataan ulang dan penertiban izin-izin itu.

"Kita akan undang dan bahas segera persoalan ini jangan sampai berlanjut dengan memanggil pihak-pihak terkait, kita akan koordinasikan supaya melakukan penertiban terhadap izin-izin dan sewa aset milik Pemkot yang disalahgunakan," tukasnya.

Diharapkannya, ke depan jangan sampai lagi muncul kegiatan prostitusi terselubung seperti panti pijat plus plus ini. (BANGKAPOS.COM/EDWARDI).

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved