Fakta Terbaru Kasus KKB Papua: Propaganda Egianus Cs Hingga Wiranto Sebut KKB Kelompok Tersesat

Wiranto juga mengingatkan KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya telah melakukan propaganda yang tidak perlu dipercayai.

Fakta Terbaru Kasus KKB Papua: Propaganda Egianus Cs Hingga Wiranto Sebut KKB Kelompok Tersesat
Facebook Lewis Prai
Penampakan Kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya di Puncak Gunung Papua. 

BANGKAPOS.COM - Fakta-fakta terbaru kasus pembantaian pekerja di Papua oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya terungkap.

Hari ini, Menkopolhukam Wiranto menegaskan tidak ada opsi negosiasi yang dilakukan Indonesia dengan KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya.

Wiranto juga mengingatkan KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya telah melakukan propaganda yang tidak perlu dipercayai.

Berikut sejumlah fakta baru kasus pembantaian pekerja oleh KKB Papua.

1. Tidak ada negoisasi

Menkopolhukam Wiranto menegaskan tidak ada opsi negosiasi kepada KKB Papua.

"Kita tidak pernah kompromi sebenarnya dengan kelompok itu karena kita enggak equal tidak ada satu kesetaraan antara negara yang sah NKRI dengan kelompok-kelompok seperti itu apakah kelompok kriminal apakah kelompok-kelompok yang menentang keberadaan NKRI," ujar Wiranto, di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2018).

Baca: Tulis Surat Untuk Jokowi, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Tolak Menyerah Kepada Indonesia

"Kita tidak pernah kompromi sebenarnya dengan kelompok itu karena kita enggak equal tidak ada satu kesetaraan antara negara yang sah NKRI dengan kelompok-kelompok seperti itu apakah kelompok kriminal apakah kelompok-kelompok yang menentang keberadaan NKRI," ujar Wiranto, di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2018).

Wiranto saat ini melihat keberadaan KBB Papua pimpinan Egianus Kogoya ini sebagai orang-orang yang hilaf, yang tidak sadarkan diri, serta orang yang sedang tersesat.

Maka dari itu Indonesia sebagai negara yang berdaulat dikatakan Wiranto Indonesia wajib menerima mereka jika mereka sudah insaf kelak.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved