Molen Minta Ibu-ibu Pulang ke Rumah Tetap Layani Suami

Molen menilai perayaan Hari Ibu ke-90 kali ini luar biasa, para ibu-ibu yang hadir rapi dan cantik, ini adalah

Molen Minta Ibu-ibu Pulang ke Rumah Tetap Layani Suami
Bangkapos/Edwardi
Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menjadi Inspektur Upacara sekaligus memberikan sambutan Acara Peringatan Hari Ibu ke 90 Kota Pangkalpinang Tahun 2018 yang diselenggarakan Dinas Sosial PPPA Kota Pangkalpinang di Hotel Cordella Pangkalpinang, Selasa (18/12/2018). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menjadi Inspektur Upacara sekaligus memberikan sambutan Acara Peringatan Hari Ibu ke 90 Kota Pangkalpinang Tahun 2018 yang diselenggarakan Dinas Sosial PPPA Kota Pangkalpinang di Hotel Cordella Pangkalpinang, Selasa (18/12/2018).

Kegiatan ini dihadiri para unsur Forkopimda, kepala OPD, Ketua TP PKK dan jajarannya, perwakilan organisasi wanita, camat, lurah, ketua pengadilan negeri, ketua pengadilan agama dan undangan lainnya.

Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengatakan bersyukur masih bisa menghadiri peringatan Hari Ibu ke 90 ini.

"Bersamaan dengan ini sebenarnya saya juga ada acara di Polda Babel, namun saya memilih hadir di acara peringatan Hari Ibu ini, karena bisa berbahaya kalau tidak hadir, khususnya kepada ibu Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang ibu Monica Haprinda," kata Molen sedikit bercanda.

Molen mengatakan hari ini hari ke-28 dilantik sebagai Walikota Pangkalpinang dan tadi ada sedikit syukuran menempati ruangan kerja yang baru di kantor Walikota.

"Alhamdulillah mohon doa dan restu menempati tempat yang lebih nyaman, dijauhi dari balak dan musibah, juga bisa diberikan ketenangan dalam bekerja dan dilindungi dari jin dan manusia yang ingin berbuat jahat, kita tadi membacakan Surat Yassin dan berdoa bersama pegawai Setda," kata Molen.

Molen menilai perayaan Hari Ibu ke-90 kali ini luar biasa, para ibu-ibu yang hadir rapi dan cantik, ini adalah Marwah Kota Pangkalpinang.

"Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang sadar dan memahami memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki.

Prinsip kesetaraan yang mendasari pembagian tugas, peran dan tanggung jawab yang seimbang antara perempuan dan laki-laki mulai dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Dilanjutkannya, perempuan dan laki-laki adalah partnership yang menentukan keberhasilan pembangunan nasional.

"Tapi mentang-mentang  jaman sekarang semuanya mau disetarakan, tolong pulang bila pulang ke rumah agar suami tetap dilayani dengan baik," harap Molen. (BANGKAPOS/EDWARDI)

Penulis: edwardi
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved