Rudianto Beri Edukasi Warga Babel Untuk Cermat Manfaatkan Media Sosial

Medsos harusnya berisikan laporan-laporan apa yang menjadi keberhasilan Indonesia, yang bisa membawa Indonesia

Rudianto Beri Edukasi Warga Babel Untuk Cermat Manfaatkan Media Sosial
Bangkapos
Rudianto Beri Edukasi Warga Babel Untuk Cermat Manfaatkan Media Sosial 

BANGKAPOS.COM--Rudianto Tjen, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bangka Belitung (Babel), beri edukasi warga Babel untuk menggunakan media sosial secara cermat.

Dirinya ingin warga Babel memperkenalkan Indonesia dengan prestasi melalui medsos.

"Medsos harusnya berisikan laporan-laporan apa yang menjadi keberhasilan Indonesia, yang bisa membawa Indonesia ke arah yang positif," kata Rudianto.

Menghadapi tantangan zaman saat ini, penggunaan media sosial (medsos) sudah tidak lagi terkontrol, semua hal positif dan negatif bercampur aduk menjadi konsumsi setiap warga di Indonesia, termasuk Babel.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, Indonesia memiliki segudang prestasi, baik di bidang olahraga, seni budaya, maupun bidang lainnya.

Untuk itulah, Rudianto Tjen juga ingin mengajak segenap warga Babel untuk bisa saling mengedukasi warga Babel untuk lebih memanfaatkan medsos dengan baik.

"Saya butuh bantuan dari warga sekalian untuk bisa saling mengedukasi para warga dalam menggunakan media sosial," kata Rudianto Tjen.

Rudianto melihat selama ini, medsos lebih banyak digunakan sebagai penyebarluasan fitnah dan hoaks.

Bagi Rudi, hoaks dan fitnah di medsos itu merupakan hal yang berbahaya, itu akan merusak nilai persatuan bangsa.

Rudianto ingin mengajak semua harus terus mengingatkan bahaya dari hoaks dan fitnah.

"Mungkin yang main medsos belum mengetahui apa yang bahaya hoaks dan fitnah, karena tidak ada yang mengingatkan," jelas Rudianto Tjen.

"Ayo ramai-ramai jelaskan bahwa berita bohong dan fitnah itu berbahaya," lanjutnya.

Rudianto menginginkan setiap warga melakukan konfirmasi sebelum menyebarluaskan berita, jangan asal sebar.

"Saat menerima suatu postingan yang disebar melalui medsos, cek dulu kebenarannya, jangan langsung disebarkan karena ini menimbulkan adu domba," tutupnya.(*)

Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved