Ratusan Orang Serbu Samsat Ikut Pemutihan Pajak Kendaraan, yang Tak Bayar Pajak Bakal Dikirimi Surat

Ratusan Orang Serbu Samsat Ikut Pemutihan Pajak Kendaraan, yang Tak Bayar Pajak Bakal Dikirimi Surat

Ratusan Orang Serbu Samsat Ikut Pemutihan Pajak Kendaraan, yang Tak Bayar Pajak Bakal Dikirimi Surat
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Wajib Pajak menunggu antrian pembayaran pajak di hari terakhir pemutihan di Samsat Pangkalpinang, Sabtu (301/12/2017). 

2 Tahun Tak Sahkan STNK Dianggap Bodong

Sempat tersiar kabar bahwa registrasi dan identifikasi kendaraan dapat tidak berlaku, jika kendaraan tidak diregistrasi ulang sekurang-kurangnya dalam waktu dua tahun.

Menurut Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Refdi Andri, hal tersebut memang benar adanya.

"Sekarang sedang dalam tahap sosialisasi. Dari situ, akan dilakukan evaluasi sudah sejauh mana pemahamannya," kata Andri di Jakarta (13/12/2018).

Terkait hal ini, Andri mengacu pada UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 74.

"Dalam UU, hal itu diatur. Kendaraan bermotor itu dapat dihapuskan dari registrasi kepolisian apabila, pertama, permintaan pemiliknya," jelas Andri.

Yang dimaksudkan Andri dengan permintaan pemilik adalah, karena kendaraan telah mengalami kecelakaan parah hingga tak bisa lagi dioperasikan.

Selain itu, bisa karena kendaraan sudah tua dan tidak layak pakai.

Dan, jika pemilik kendaraan tidak  melakukan registrasi ulang sekurang-kurangnya 2 tahun setelah habisnya masa berlaku STNK.

"Yang kedua, berdasarkan penilaian petugas. Tapi, ini lebih dulu melalui peringatan-peringatan," kata Andri.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved