Ketika Jenderal Loyalis Jokowi Ambil Alih Saham Perusahaan Sandiaga Uno

Perbedaan pilihan politik tak menghalangi Sandiaga Uno dan Luhut Binsar Panjaitan tetap melakukan transaksi bisnis.

Ketika Jenderal Loyalis Jokowi Ambil Alih Saham Perusahaan Sandiaga Uno
KOMPAS.COM/ACHMAD FAUZI/KAHFI DIRGA CAHYA/KOLASE TRIBUNWOW
Luhut Pandjaitan dan Sandiaga Uno 

Ia mengklaim bahwa perusahaan milik pengusaha dan cawapres Sandiaga Uno ini melepas kepemilikan saham di Batu Hitam Perkasa dalam rangka menyelesaikan siklus investasi perusahaan.

Namun, ia tidak memberikan keterangan detail terkait siklus investasi tersebut.

Lalu bagaimana langkah selanjutnya dari Toba Bara Sejahtera dan Toba Energy setelah resmi mengambil alih saham Batu Hitam Perkasa dari Saratoga Investama Sedaya?

Baca: Ribuan HP Xiaomi Rp 7,3 Miliar Diselundupkan dari Malaysia ke Bengkayang Kalbar

Direktur Toba Bara Sejahtera Pandu Patria Sjahrir menyebut, pihaknya akan mengubah fokus perusahaan dari perusahaan pertambangan batubara menjadi perusahaan energi yang terintegrasi atau integrated energy corporation.

Namun, ia belum mau memberikan keterangan lebih lanjut mengenai rencana tersebut, termasuk mengenai berapa belanja modal atau capital expenditure (capex) yang akan dianggarkan.

“Nanti akan kami infokan secara spesifik ke publik,” tegas dia.

Asal tahu saja, Paiton Energy yang didirikan pada tahun 1994 merupakan pemasok 6% kebutuhan energi listrik di Pulau Jawa dan Bali.

Pemegang saham Paiton Energy yakni Mitsui (45,5%), Nebras Power (35,5%), JERA (14%) dan Batu Hitam Perkasa yang kini dialihkan ke Toba Bara Sejahtera dan Toba Bara Energy (5%).

Siapa Luhut Binsar Panjaitan?

Jenderal TNI (Purn) Luhut Pandjaitan adalah pebisnis pemilik PT Toba Sejahtra. Dia memiliki 99,98% saham Grup PT Toba Sejahtra.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved