Minggu, 26 April 2026

Hampir 8 jam Terombang Ambing di Lautan, ABK KN Cahaya Laut Diselamatkan Nelayan Ini

Tak ada cara menyelamatkan diri selain berpegangan dan bertahan diatas badan kapal. Beruntung, enam

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Iwan Satriawan
Tribun Bali
Ilustrasi kapal tenggelam di laut 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hampir delapan jam enam awak kapal KN Cahaya Laut, Pasaribu (kapten), empat ABK Oscar, Ujang, Rolas, Kisron dan Supriyadi (KKM) terombang ombing di pulau Dapur, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Enam awak kapal KN Cahaya Laut tersebut, terombang ambing diatas badan kapal yang tersisa diatas permukaan air.

Tak ada cara menyelamatkan diri selain berpegangan dan bertahan diatas badan kapal.

Beruntung, enam awak kapal KN Cahaya Laut itu bertemu kapal nelayan Sukadamai yang dinahkodai Rudi.

Rudi menceritakan kronologis ditemukannya enam awak kapal tersebut.

Jumat (21/12/2018) sekira pukul 14.00 WIB, Rudi dan tiga rekannya bertolak dari perairan Sukadamai menuju bagian selatan perairan Karang Ajang.

Namun minimnya hasil tangkapan membuat Rudi dan rekannya bergeser ke arah timur pulau Dapur.

Sebagai kapten Kapal, awalnya Rudi mengikuti jalur GPS yang ada. Namun, dari kejauhan KN Cahaya Laut, terlihat seperti tiang yang terombang ambing.

Namun setelah didekati Rudi melihat, ada sejumlah orang yang melambaikan tangan menggunakan baju, dan parasut.

" Tadinya Kapal mereka seperti tiang bediri. Setelah kian kami dekati saya lihat ada yang melambaikan ada yg pakai baju, parasut ngelambai berpegang di depan perahu.

Mereka kayak berdiri diatas batu. Kata mereka dari jam delapan pagi, cuma baru ada yang lewat sore kapal kami sekitar jam empat," ujar Rudi melalui sambungan telepon, Sabtu (22/12/2018) malam.

Setelah berhasil dievakuasi, Jumat (22/12/2018) malam Rudi, sempat menyajikan makanan dan minuman kepada enam awak kapal KN Cahaya Laut, yang tenggelam di pulau Dapur Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (21/12/2018) kemarin.

Sembari berlindung dan menunggu cuaca membaik, Rudi juga berusaha mencari sinyal handpone untuk memberikan kabar temuan awak kapal tersebut kepada pihak kepolisian.

Memasuki, Sabtu (22/12/2018) dini hari, Rudi dan rombongan memutuskan melanjutkan perjalanan ke arah perairan Sukadamai sehingga, sekira pukul 04.00 WIB dini hari tadi,

rombongan tiba di perairan Sukadamai. Setelah tiba, enam awak kapal tersebut langsung dibawa ke Polres Basel untuk dimintai keterangan.

" Setelah diselamatkan, malam itu di kapal kami ada 10 orang, empat dari kapal kami dan enam dari mereka. Malam saat berlindung mereka sempat kami kasih makan dan minum.

Tengah malam kami beguyur menepi, dan sekitar jam empat subuh kami sampai di Sukadamai, mereka (awak kapal-red) langsung di bawa ke Polres," beber Rudi.(Bangka Pos /Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved