Tsunami Banten dan Lampung

Tsunami Banten dan Lampung, 43 Korban Tewas Ditemukan di Pesisir Lampung Selatan

Sedikitnya 43 korban ditemukan tewas dalam tsunami Lampung, khususnya di kawasan pesisir Lampung Selatan.

Tsunami Banten dan Lampung, 43 Korban Tewas Ditemukan di Pesisir Lampung Selatan
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Penemuan mayat korban tsunami Lampung di Desa Way Muli Induk, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Minggu, 23 Desember 2018. 

BANGKAPOS.COM, KALIANDA - Sedikitnya 43 korban ditemukan tewas dalam tsunami Lampung, khususnya di kawasan pesisir Lampung Selatan.

"Sampai siang ini, dari laporan ada 43 korban meninggal yang ditemukan. Tim masih melakukan pencarian. Kemungkinan ada korban lain yang belum ditemukan," kata Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, Minggu, 23 Desember 2018.

Selain korban tewas, sejauh ini tercatat 112 orang mengalami luka-luka hingga patah tulang.

Sebagian korban luka dirawat di RSUD Bob Bazar, Kalianda.

Nanang mengatakan, Pemkab Lampung Selatan akan mendirikan posko di Desa Way Muli untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca: Unggahan Terakhir Aa Jimmy Sebelum Meninggal Tersapu Gelombang Tsunami Banten

Pemerintah juga akan menyiapkan layanan crisis center di RSUD Bob Bazar, Kalianda.

"Untuk saat ini kita lakukan upaya evakuasi korban dan tangggap bencana," terang Nanang.

Sejauh ini, beberapa daerah paling parah terdampak tsunami berada di Desa Way Muli dan Desa Kunjir.

14 Jenazah Ditemukan

Sebanyak 14 korban tewas dalam tsunami Lampung ditemukan di Desa Way Muli Induk, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Minggu, 23 Desember 2018.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved