Tsunami Banten dan Lampung

Tsunami Banten dan Lampung, 43 Korban Tewas Ditemukan di Pesisir Lampung Selatan

Sedikitnya 43 korban ditemukan tewas dalam tsunami Lampung, khususnya di kawasan pesisir Lampung Selatan.

Tsunami Banten dan Lampung, 43 Korban Tewas Ditemukan di Pesisir Lampung Selatan
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Penemuan mayat korban tsunami Lampung di Desa Way Muli Induk, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Minggu, 23 Desember 2018. 

Saat kejadian, Teguh dan Sahroni bermain di tepi Pantai PPI Bom.

Tiba-tiba gelombang tinggi datang.

Teguh dan Sahroni pun berlari untuk menyelamatkan diri.

“Gelombang datang tiga kali. Pertama, merobohkan motor yang kita pakai. Kita kemudian lari. Tapi, gelombang kedua dan ketiga datang,” beber Teguh.

Teguh sempat berpegang pada batu saat gelombang datang.

Pascatsunami, Teguh kehilangan jejak Sahroni.

“Saya nggak tau dia kebawa ombak apa nggak. Tapi, saya masih belum menemukan dia,” ujar Teguh.

Seventeen saat manggung di Acara Tanjung Lesung Beach Resort, Banten, Sabtu (23/12/2018)
Seventeen saat manggung di Acara Tanjung Lesung Beach Resort, Banten, Sabtu (23/12/2018) (istimewa)

Tsunami setinggi empat meter menghantam kawasan pesisir Kalianda dan pesisir Rajabasa, Sabtu malam.

Akibatnya, sebagian rumah warga di kawasan pesisir rusak berat.

Warga pesisir pun mengungsi ke rumah kerabatnya yang lebih aman.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved