Nilai Bitcoin Melonjak Tiga Kali Lipat setelah Lama Terpuruk, Ini yang Terjadi pada Investor

Nilai Bitcoin Melonjak Tiga Kali Lipat setelah Lama Terpuruk, Ini yang Terjadi pada Investor

Nilai Bitcoin Melonjak Tiga Kali Lipat setelah Lama Terpuruk, Ini yang Terjadi pada Investor
Bitcoin.com
Bitcoin 

BANGKAPOS.COM - Bagaimana kabar nilai Bitcoin saat ini? Fluktuasi nilai Bitcoin kini mengalami peningkatan signifikan.

Nilai Bitcoin melonjak pada pekan ini, setelah sempat terpuruk dalam beberapa pekan terakhir.

Terpuruknya nilai Bitcoin yang dimulai dari November lalu membuat banyak investor dan miner mengalami kerugian besar.

Bahkan sebagian merasa umur cryptocurrency ini telah mendekati akhir.

Setelah sebelumnya sempat menyentuh nilai $3.143 yang merupakan angka terendah di tahun ini, awan gelap yang menghantui Bitcoin akhirnya mulai tersibak.

//

Mulai Minggu (23/12/2018) ini, Bitcoin mengalami kenaikan sebesar 27% dan memberikan harapan baru untuk investor yang tetap kukuh untuk menggunakan uang digital ini.

Tentu saja kenaikan sebesar 27% tidak sebanding dengan penurunan nilai yang mencapai 80% dari nilai Bitcoin di Januari 2018.

Namun untuk Bitcoin Cash, uang digital yang dirancang untuk lebih mudah digunakan sebagai pembayaran, mengalami kenaikan yang tinggi.

Nilai dari Bitcoin Cash pada minggu ini mengalami kenaikan drastis, sebanyak hampir tiga kali lipat dari nilai sebelumnya.

Mulanya dijual dengan harga $80, kini uang digital tersebut melesat hingga ke nilai $225, yang merupakan titik tertingginya.

Tampaknya kenaikan tersebut dipicu oleh masuknya investor yang memberikan kepercayaan, bahwa mata uang tersebut adalah alternatif yang baik untuk digunakan pada masa yang sulit.

Bila melihat dari sejarahnya, Bitcoin Cash sendiri sempat mengalami penurunan nilai yang sangat besar, hingga 95% pada Desember 2017.

Saat itulah Bitcoin mengalami kenaikan yang luar biasa, dan juga mencatat rekor sebagai nilai tertingginya dalam sejarah.

Walaupun terlihat cerah, kenaikan nilai Bitcoin ini untuk sebagian pemain pasar masih belum dianggap sebagai tanda positif.

Karena, bisa jadi hal ini hanyalah fluktuasi pasar dan juga sebagai perlawanan terakhir dari mata uang digital tersebut.

Setelah terperosoknya nilai cryptocurrency tersebut, kini investor menjadi berpikir dua kali sebelum kembali mencelupkan kakinya ke sana.

Terutama pada November lalu memperlihatkan begitu rapuhnya kestabilan dari investasi ini, yang lebih didasari pada hype spekulatif dibandingkan adopsi nyata Bitcoin di dunia nyata.

Karena sampai sekarang, mata uang ini masih berjuang untuk bisa digunakan secara resmi di negara-negara di dunia; hanya segelintir saja yang sudah memberikan kepercayaannya pada Bitcoin untuk digunakan sebagai media pembayaran resmi.

Mencorong pada tahun 2017

Fenomena bitcoin mencorong pada 1017 silam. Di luar dugaan, nilai mata uang virtual bitcoin menembus 7.000 dolar AS pada perdagangan Kamis (2/11/2017), misalnya. Bahkan, nilai bitcoin telah menyentuh 7.300 dollar AS atau sekitar Rp 97,8 juta.

Penguatan nilai bitcoin secara signifikan dimulai sejak sehari sebelumnya ketika Chicago Merchantile Exchange (CME) mengumumkan rencana penawaran berjangka bitcoin.

Langkah ini bisa menambah jumlah investor institusional pada pasar bitcoin dan tentu saja menggenjot harga lebih tinggi.

Mengutip Fortune, Jumat (3/11/2017), bitcoin sempat menyentuh nilai 6.500 dollar AS pada Rabu (1/11/2017) dan akhirnya menembus 7.350 dollar AS pada Kamis. Penguatan ini disebabkan para trader di Asia telah mengetahui pengumuman CME tersebut.

"Ini berkat bangkitnya Asia," kata Timothy Enneking, direktur pelaksana Crypto Asset Management.

Namun, kemudian nilai bitcoin sedikit turun menjadi 6.800 dollar AS atau sekitar Rp 91,1 juta. Pergerakan harga bitcoin tersebut terus membuat regulator merasa khawatir.

Para investor berharap keputusan CME, yang masih tertunda karena ada tinjauan aturam, akan meningkatkan jumlah pemain di pasar. Dengan demikian, masalah volatilitas akan sedikit teratasi dan likuiditas akan meningkat.

Meskipun demikian, nilai bitcoin dipandang masih bisa menurun sebelum akhirnya kembali naik. Thomas Lee, managing partner Fundstrat Global Advisors mengatakan, hal ini patut diwaspadai oleh investor.

"Untuk yang berpikiran taktis, kisaran bitcoin bisa mencapai 5.500 dollar AS. Dalam jangka panjang, nilai bitcoin diprediksi bisa mencapai 25.000 dollar AS pada 2022," ungkap Lee.(Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Nilai Bitcoin Melonjak Tiga Kali Lipat setelah Lama Terpuruk: Begini Nasib Investor

Editor: teddymalaka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved