Pemukiman Warga Desa Penyamun Diserbu Lalat Diduga Berasal dari Kandang Ayam

Banyaknya lalat yang menyerbu pemukiman ini sangat meresahkan warga Desa Penyamun. Apalagi warga sulit untuk makan

Pemukiman Warga Desa Penyamun Diserbu Lalat Diduga Berasal dari Kandang Ayam
ist/satpol pp kabupaten bangka
Tim Satpol PP Kabupaten Bangka, Selasa (25/12/2018) saat melakukan pengecekan ke kandang ayam di Desa Penyamun. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Pemukiman warga, Selasa (25/12/2012) di Desa Penyamun, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diserang ribuan lalat.

Banyaknya lalat yang menyerbu pemukiman ini sangat meresahkan warga Desa Penyamun. Apalagi warga sulit untuk makan karena banyaknya lalat yang hinggap sehingga dikhawatirkan berbahaya untuk kesehatan.

Warga harus mengamankan makanan agar tidak dihinggapi lalat. Bahkan lalat ini juga hinggap di peralatan rumah tangga hingga dikendaraan bermotor milih warga.

Banyaknya lalat yang menyerbu rumah warga ini berasal dari kandang ayam yang hanya berjarak sekitar 350 meter dari rumah penduduk.

Keresahan warga Desa Penyamun tersebut disampaikan langsung kepada Bupati Bangka Mulkan yang memerintahkan Tim Satpol PP Kabupaten Bangka untuk menindaklanjuti pengaduan warga tersebut.

Diakui Kasatpol PP Kabupaten Bangka M Dalyan Amrie melalui Kabid Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Kabupaten Bangka Achmad Suherman pihaknya langsung melakukan pengecekan ke lokasi kandang ayam di Desa Penyamun.

"Tadi kami ke lokasi dengan Ketua BPD Desa Penyamun. Masyarakat sudah resah dan mengadu kepihak desa. Lalat ini diduga dari kotoran ayam.

Apalagi sekarang musim penghujan makin berkembang biak lalat. Tadi kami juga survei ke warga terdekat sekitar 350 meter dari kandang aysm.

Memang banyak lalat di rumah warga tersebut. Saat mereka makan banyak lalat yang hinggap," ungkap Suherman kepada bangkapos.com.

Kandang ayam tersebut sudah dikosongkan tiga hari yang lalu oleh pemiliknya.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved