Video: Pemda dan DPRD Kabupaten Belitung Sidak Limbah Sawit PT Foresta Lestari Dwikarya

Terutama ketika musim hujan turun, limbah pembuangan dari pabrik ini tercemar hingga ke muara sungai Kembiri.

BANGKAPOS.COM  - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung dan DPRD Kabupaten Belitung, Rabu (26/12/2018) melakukan insepeksi mendadak (sidak) ke pabrik PT Foresta Lestari Dwikarya di Desa Kembiri, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. Rombongan tersebut melakukan sidak, lantaran terdapat pencemaran limbah pabrik sawit itu, hingga ke sungai Kembiri.

Persoalan limbah perkebunan sawit group Sinar Mas tersebut bukan permasalahan baru. Namun pencemaran limbah ini, sudah berulang kali pada akhir tahun 2016, 2017 dan 2018 ini. Terutama ketika musim hujan turun, limbah pembuangan dari pabrik ini tercemar hingga ke muara sungai Kembiri.

"Kami sudah melaporkan ke DPRD, dan hari ini alhamdulillah turun ke lapangan. Soalnya kami tiga bulan lalu, dari Pemerintah Desa dan BPD sudah sidak, tapi belum ada perubahan dan mesin pompa untuk ke wadah pembuangan limbah belum ada," kata PJ Kades Kembiri Suhari kepada Posbelitung.co, Rabu (26/15/2018).

Limbah PT Foresta Lestari Dwikarya ini, merupakan limbah pabrik setelah mengelola buah sawit menjadi CPO. Adapula limbah tersebut, limbah soda stick yang merupakan bekas membersihkan lantai untuk menghilangkan minyak yang ada dilantai. Soda stick tersebut, diduga sangat beracun dan bisa membuat ikan yang ada di sungai.

"Nah limbah limbah itu mengalir ke selokan, terus mengarah ke saluran menuju ke muara sungai, dan sampai ke sungai. Ini sebetul nya bukan yang pertama, tapi sudah yang ke tiga kali dari tahun 2016," ucapnya.

Permasalahan limbah sawit di Desa Kembiri ini, secara keseluruhan di tolak oleh warga setempat. Persoalan ini kembali mencuat pada bulan September 2018 lalu. Menurut Suhari, mereka belum menemukan solusi untuk permasalahan tersebut.

"Karena alasan perusahaan juga tidak ada, janji ingin bangun water tage, tapi sampai sekarang tidak ada realisasi. Kondisi air sungai sekarang juga keruh, kalau tahun kemarin (2017) sampai mati ikan. Perusahaan sih tidak berdampak, tapi nelayan yang terkena dampak langsung," ujarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani dan Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) kemarin memimpin langsung sidak tersebut. Komisi II DPRD Kabupaten Belitung, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung hadir mengikuti sidak ini.

Mereka kali pertama melakukan sidak di pabrik PT Foresta Lestari Dwikarya, dan kemudian dilanjutkan menuju pengaliran limbah sawit tersebut, serta menuju lokasi rencana titik pembangunan water tage (penampungan limbah terakhir).

Sementara, Advisor PT Foresta Lestari Dwikarya Kabupaten Belitung Sopan Ginting mengatakan, bahwa perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut mengantisipasi limbah ini, perusahaan telah memasang pompa sebagai bentuk mengalihkan aliran air limbah tersebut menuju Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

"Jadi nanti pada saat ada sampah sampah, kami traping ke kolam limbah. Upaya kami kedepan juga, kami sudah menyediakan traping pompa, dan kami akan maintance terus, agar bekerja secara maksimal, tentu nya kami akan terus menerus berusaha melakukan perbaikan," kata Sopan.

Untuk mengontrol limbah tersebut agar tidak keluar, kata Sopan, tentu melalui karyawan perusahaan, lantaran mayoritas PT Foresta Lestaro Dwikarya memberdayakan warga Desa Kembiri untuk bekerja. Sehingga apabila terdapat keluhan limbah hingga ke muara sungai, bisa disampaikan ke pihak manajemen.

"Jadi kalau ada masalah kami langsung atasi dan kami minitoring setiap hari. Kalau limbah kami sekarang, setiap hari 55 persen dari buah yang di olah. Maksimal kami mengolah buah sehari 1.000 sampai 1.500 ton, dan kami punya 8 kolam IPAL, satu kolam berkapasitas 10 ton dan limbah itu tentu kami jadikan pupuk untuk pohon sawit lagi, " pungkasnya. (posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved