Smartwoman
Profil Atlet Muda Segudang Prestasi Sekar Embun Widia Ningrum
Gelar juara di berbagai kejuaraan daerah maupun nasional berhasil diraihnya. Prestasi yang diukir
Penulis: nurhayati | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Gadis manis berambut panjang ini bernama Sekar Embun Widia Ningrum.
Sejak kelas IV Sekolah Dasar, dia sudah menyukai olahraga bela diri.
Tak heran jika putri kedua, tiga bersaudara, anak pasangan Wahyu Tri dan Rami Yati, kini menjadi sang juara.
Bagi Embun, sapaan akrab gadis itu, taekwondo memang sudah menjadi pilhan.
Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, ayah dan ibunya rela mengantarkan Embun berlatih.
"Sekarang Embun lagi menekuni cabang olahraga renang sama taekwondo. Tapi Embun lagi fokus ke cabang taekwondo.
Awalnya sih Embun ada keinginan sendiri dan orangtua Embun mendukung penuh," kata Embun kepada Bangka Pos, Jumat (28/12).
Seiring waktu, ketekunannya berlatih, menjadkan siswi SMAN 1 Sungailiat Jurusan IPS ini berhasil mengukir berbagai prestasi.
Gelar juara di berbagai kejuaraan daerah maupun nasional berhasil diraihnya. Prestasi yang diukir antara lain, Juara Satu dan Atlet Terbaik UPI Challenge Taekwondo Tournament Tingkat Nasional,
Juara Satu dan Atlet Terbaik MOKS Open Taekwondo Tournament Tingkat Nasional, Juara Satu Kejuaraan Nasional Taekwondo PPLP/PPLPD dan SKO.
Ia juga pernah menyabet gelar Juara Dua UPI Challenge Taekwondo Tournament, Juara Tiga Kejuaraan Nasional Taekwondo, Juara Satu dan Atlet Terbaik Taekwondo Laskar Pelangi se-Provinsi Babel,
Juara Satu dan Atlet Terbaik Taekwondo Bupati Cup se-Provinsi Babel, Juara Satu Kejurda Kabupaten dan Provinsi Babel.
Bahkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Bangka Belitung di Kabupaten Bangka Tengah baru-baru ini, Embun berhasil meraih medali emas dan mendapat bonus dari Pemerintah Kabupaten Bangka, berupa uang pembinaan senilai Rp 30 juta.
Bonus uang tunai dari Pemkab Bangka tersebut akan ia tabung untuk biaya pendidikan usai lulus SMA, nanti.
"Untuk persiapan masa depan," kata perempuan muda yang juga hobi menyanyi itu, begitu optimis.
Diakuinya, selama menekuni olahraga taekwondo banyak suka duka yang dia rasakan.
Pengalaman berkesan yang dirasakan Embun waktu bertanding di Palembang. Ia menghadapi lawan yang pengalamannya lebih hebat.
"Udah ngerasa diremehin dari sabuknya aja udah kalah tinggi, dia (lawan) juga udah pernah menang di kejuaraan internasional. Tapi Alhamdulillah di saat itu saya bisa mengalahkan dia," kenang Embun seraya tersenyum.
Kemenangan ini menjadikan Embun meraih mendali emas dan mendapat gelar atlet terbaik. Prestasi tersebut membuatnya bangga karena tidak menyangka berhasil mengalahkan lawan tangguh.
"Embun yakin kalo kita usaha mau gimanapun lawan kita pasti bisa, tidak ada orang yang lebih hebat tapi orang yang mau berusaha untuk menjadi hebat," tegas dara kelahiran Pangkalpinang 7 Januari 2003 ini.
Di sisi lain, Embun mengaku harus bisa berbagi waktu antara sekolah dan latihan.
Namun melalui ketekunan, disiplin dan kerja keras, ia yakin bisa mendapatkan prestasi terbaik bagi daerah, keluarga dan teman-teman.
"Semoga Embun bisa selalu memberikan yang terbaik dan bisa mengikuti ajang-ajang olahraga yang lebih tinggi lagi," harap perempuan pemilik motto, dream (bermimpi), attempted (berusaha), fight (bertanding) and win (juara).(nurhayati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/embun.jpg)