Isu Tsunami Toboali Berawal dari Gempa di Selapan
Isu tsunami di daerah pesisir Kabupaten Bangka Selatan, Senin (31/12/2019) dini hari sudah membuat panik warga.
Penulis: Antoni Ramli | Editor: khamelia
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Isu tsunami di daerah pesisir Kabupaten Bangka Selatan, Senin (31/12/2019) dini hari sudah membuat panik warga.
Ribuan warga Desa Sukadamai dan pulau lainnya mengungsi ke kantor camat hingga ke daerah tinggi seperti Gunung Muntai dan juga Gadung.
Wakil Ketua DPRD Babel, Tony Purnama kepada bangkapos.com, mengatakan isu tsunami itu hoax atau berita bohong.
Isu tersebut berawal saat warga Desa Sukadamai mendengar kabar kerabatnya di Desa Selapan, Sumsel terjadi gempa berskala kecil.
"Di Sukadamai ini kan banyak orang Selapan. Kebetulan ada kejadian gempa kecil di Selapan, mereka menghubungi kerabatnya di Sukadamai. Kemudian ini dikaitkan warga dengan tsunami dan beredarlah di medsos," kata Tony Purnama.
Kondisi warga saat ini sudah mulai tenang. Warga sudah ada yang kembali ke rumah masing-masing.
Tony mengimbau agar warga tetap waspada, mengingat cuaca saat ini kurang baik.
"Warga juga kita harapkan tidak mudah percaya. Harus di cek dulu kebenarannya," kata Tony Purnama.
(Wartawan Bangka Pos / Hendra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/suasana-dermaga.jpg)