Isu Tsunami Toboali
Kapolres Basel Komit Tindak Tegas Pelaku Penyebaran Hoax
Kapolres Basel: Isu dan kabar yang belum jelas sumbernya dapat memicu kegaduhan dan kepanikan masyarakat.
Penulis: Antoni Ramli | Editor: khamelia
BANGKAPOS. COM, BANGKA - Kapolres Bangka Selatan AKBP Aris Sulistyono SH, MH, mengecam tindakan penyebaran hoax. Tak terkecuali, isu dan kabar soal tsunami yang terjadi di Sukadamai, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Senin (31/12/2018)
Terlebih sampai saat ini menurut Aris, pihak BMKG tidak pernah menginformasikan akan terjadi Tsunami di wilayah Babel akibat imbas dari aktivitas gunung Krakatau beberapa hari terakhir ini, atau fenomena fenomena lokal sekitar Babel yang berpotensi memicu terjadinya tsunami.
Baca: Jon Ngaku Ketakutan, Pohon dan Plang di Sekitar Pesisir Banyak yang Tumbang
Baca: Isu Tsunami di Toboali, Sebagian Warga Sukadamai Masih Mengungsi
Sebab memurut Aris, isu dan kabar yang belum jelas sumbernya tersebut, dapat memicu kegaduhan dan kepanikan masyarakat. Untuk itu, dirinya meminta supaya warga, menyaring segala informasi dan kabar yang berkembang.
"Apa pun bentuk penyebaran hoax tidak dibenarkan, kami akan tindak jika memang terbukti atau sengaja menyebarkan hoax, termasuk yang isu tsunami ini. Karena isu ini sangat mengganggu kondusifitas di lingkungan masyarakat," tegas Aris. (Bangkapos/Anthoni Ramli)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kapolres-basel-akbp-aris-sulistyono-sh-mh_20180801_193236.jpg)