Breaking News:

Tak Ada Lelaki Cuma Perempuan dan Anak-anak yang Ada di Desa Ini, Ini Alasannya

Tak ada lelaki di desa ini, semuanya perempuan. Ada juga anak-anak yang masih hidup akibat perang saudara

Editor: Edi Yusmanto
Iván Valencia / National Geographic
Ilustrasi wanita di Desa La Puria 

Mereka juga menjaga anak orang lain di mana ibu mereka telah  diperkosa oleh tentara gerilyawan setempat.

Desa yang tertinggal

Tahun 1960-an, perang berakhir.

Hanya saja referendum sipil sempat ditolak pada tahun 2016 oleh para pemimpin FARC dan pemerintah Kolombia.

Untungnya revisi perjanjian disahkan beberapa bulan kemudian.

Namun setelah perang, warga desa La Puria mengaku masih sepenuhnya ditinggalkan oleh negara.

Valencia bertanya pada salah satu penduduk desa La Puria dan mereka hidup tanpa bantuan pemerintah.

Seperti tidak ada perawatan kesehatan dan pekerjaan umum. Sehingga warga desa La Puria mengalami malnutrisi dan kondisi tidak bersih.

"Menurut saya, perang masih berlanjut dan kami menerima konsekuensinya.”

Tapi untungnya warga desa La Puria cepat beradaptasi. Di mana mereka hidup lebih damai daripada sebelumnya.

Mereka bisa mengenakan pakaian warna-warni an juga berkomunikasi melalui kamera.

Berita ini sudah tayang di Intisari Online dengan judul Desa La Puria, Ketika Perang Tewaskan Semua Pria dan Hanya Tersisa Wanita dan Anak-anak di Sini

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved