Harga Bumbu Dapur Melonjak Naik, Bawang Merah Tembus Rp 50.000/Kg

Harga bumbu dapur mengalami kenaikan, seperti bawang merah, cabai rawit dan cabai merah besar.

Harga Bumbu Dapur Melonjak Naik, Bawang Merah Tembus Rp 50.000/Kg
bangkapos.com/Yudistira Gatra Praja
Rita penjual bahan baku bumbu dapur ini, di lingkungan pasar Pembangunan Kelurahan Pasir Putih, Pangkalpinang, jumat (13/5/2016). 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG --Harga bumbu dapur mengalami kenaikan, seperti bawang merah, cabai rawit dan cabai merah besar. Hanya bawang putih yang harganya masih stabil. Kenaikan sudah terjadi selama lima hari belakangan.

"Kapal yang bawa barang dari Jakarta tidak berlayar karena cuaca buruk, jadinya stok barang di Belitung kurang. Ini saja cabai dikirimnya melalui pesawat makanya harga naik," ujar penjual di pasar Tanjungpandan Een, Rabu (2/1).

Cabai rawit yang sebelumnya dijual sekitar Rp 40.000 kini naik hingga Rp 70.000 per kilogram.

Sedangkan cabai merah besar mengalami hampir dua kali lipat dari yang biasanya sekitar Rp 30.000 kini mencapai Rp 60.000 per kilogram.

Bawang merah yang biasanya dijual berkisar antara Rp 28.000-30.000 kini dijual Rp 50.000 per kilogram.

Kenaikan harga sudah terjadi sejak beberapa hari sebelum tahun baru. Ia pun tak dapat memprediksi waktu yang tepat harga akan kembali normal karena tergantung pasokan.

Hal senada juga dijelaskan pedagang lainnya Amar. Bumbu dapur memang mengalami kenaikan sejak 5 hari yang lalu.
"Bumbu dapur melonjak semua. Penjual susah, yang beli apalagi. Karena harganya naik, banyak pembeli juga mengurangi belanja. Yang biasanya beli sekilo, sekarang paling setengah kilo," jelasnya.

Menurut informasi yang diterimanya, kapal dari Jakarta diperkirakan akan kembali memasok bumbu dapur dan sayuran dari Jakarta sekitar 6 Januari mendatang.

Harga telur di pasaran juga mengalami kenaikan. Distributor telur Djunaedi Djafar menjelaskan ada beberapa penyebab kenaikan harga telur yakni karena pasokan telur dari Palembang yang tidak masuk karena cuaca buruk. Juga faktor lainnya seperti harga pakan ayam petelur dan bibit yang naik.

"Untuk saat ini belum bisa diperkirakan kapan pastinya harga akan kembali normal," katanya. 

Faktor Cuaca

Tim Dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Tenaga Kerja dan Perdagangan Kabupaten Belitung telah melakukan pemantauan di lapangan, Jumat (28/12) lalu. Hasilnya ditemukan harga bumbu dapur seperti cabai dan bawang merah memang mengalami kenaikan. Bukan hanya itu, kenaikan harga juga terjadi pada komoditas telur.

"Kemungkinan memang disebabkan karena faktor cuaca. Telur lokal memang ada, tapi tidak mencukupi sehingga telur tetap harus menerima pasokan dari luar," kata Kasi Perdagangan Dalam Negeri dan Luar Negeri Bidang Perdagangan Dinas KUMKM, Tenaga Kerja, dan Perdagangan Kabupaten Belitung, Syafik Gani. (q2)

Editor: tidakada013
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved