Breaking News:

Ini 5 Fakta Penemuan Ratusan Pelajar Indonesia di Taiwan yang Diduga Jalani Kerja Paksa

Mahasiswa yang ikut 'kerja paksa', yang diantaranya adalah pelajar Indonesia, harus bekerja di pabrik selama 10 jam

ist
Dalam foto merupakan terduga pelajar yang sedang bekerja sebagai buruh di Taiwan. Politisi setempat mengaku ada ratusan pelajar Indonesia yang dipaksa bekerja di sana. 

Mahasiswa yang ikut 'kerja paksa', yang diantaranya adalah pelajar Indonesia, harus bekerja di pabrik selama 10 jam, dari jam 7.30 hingga 19.30.

Mengutip SCMP, para pelajar ini harus berdiri selama 10 jam sambil mengemas 30 ribu kontak lensa.

Politisi Ko juga mengatakan, para pelajar tersebut hanya diberikan 2 jam untuk beristirahat.

3. Cuma Kuliah 2 Hari

Para mahasiswa yang menjalani kerja paksa ini, juga tak mendapatkan pendidikan yang dijanjikan kepada mereka.

Ko mengatakan, mereka hanya boleh kuliah selama 2 hari dalam seminggu.
Dengan hanya satu hari libur, para pelajar ini harus menghabiskan 4 hari bekerja di pabrik.

4. Diberi Makan Daging Babi Selama Bekerja

Ko Chih-en menyebutkan, sebagian besar mahasiwa Indonesia yang menjalani kerja paksa ini merupakan muslim.

Walau begitu, banyak dari mereka yang diberikan makanan yang mengandung daging babi selama mereka bekerja di pabrik.

5. Sikap Indonesia
Mengutip Kompas.com, pihak Kementerian Luar Negeri Indonesia telah mengambil sikap atas dugaan mengejutkan ini.

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved