Ketua DPRD Prihatin Lihat Kantor UPT Pasar Seperti WC Umum

Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Achmad Subari mengaku prihatin melihat Kantor Kepala UPT Pasar Kota Pangkalpinang sangat sempit atau hanya seluas WC

Ketua DPRD Prihatin Lihat Kantor UPT Pasar Seperti WC Umum
Bangkapos/Edw
Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Achmad Subari melihat kondisi Kantor Kepala UPT Pasar Kota Pangkalpinang yang sangat sempit atau hanya seluas seperti WC Umum. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Achmad Subari mengaku prihatin melihat Kantor Kepala UPT Pasar Kota Pangkalpinang sangat sempit atau hanya seluas seperti WC Umum.

"Saya prihatin dan miris melihat Kantor UPT Pasar saat ini seperti WC Umum. Ke depan masalah pembangunan kantor UPT Pasar Kota Pangkalpinang ini harus segera dipikirkan pembangunannya," kata Acu, sapaan akrab Achmad Subari saat meninjau keadaan pasar ikan Kota Pangkalpinang, Kamis (03/01/2018).

Diakuinya, saat ini Kantor UPT Pasar masih menumpang dalam ruangan milik perusahaan pengembang pasar dan kelihatan sangat sempit sekali untuk tempat bekerja.

"Kita ingin ke depan ini UPT Pasar memiliki kantor sendiri sehingga terlihat lebih manusiawi dan layak sebagai sebuah kantor yang melayani ribuan masyarakat pasar," ujarnya.

Diakuinya, selama ini UPT Pasar memang belum memiliki kantor bukan karena tidak ada lahan untuk kantor, tetapi karena ada masalah dalam penganggarannya di eksekutif.

"Hari ini saya baru dapat dan melihat langsung kondisi kantor UPT Pasar ini sangat memprihatinkan, mau tidak mau di APBD Perubahan 2019 atau APBD 2020 pembangunan kantor UPT Pasar harus segera dibangun, saya akan ajak pak Walikota melihat dan meninjau langsung kondisinya," tukasnya.

Sementara Kepala UPT Pasar, Fauzi mengaku sangat berterima kasih Ketua DPRD Kota Pangkalpinang sudah berkunjung dan melihat kondisi kantornya.

"Selama ini kita belum ada kantor sendiri, hanya menumpang ruangan milik perusahaan pengembang pasar, ya begini lah kondisinya kita dalam melayani masyarakat pasar yang ingin menyetorkan retribusi atau PAD," kata Fauzi.

Diungkapkannya, jumlah pegawai UPT Pasar Kota Pangkalpinang saat ini ada 18 orang, kalau semuanya masuk ke dalam kantor kondisinya sempit-sempitan.

"Kita sudah ada lokasi untuk membangun kantor UPT Pasar sendiri di dekat jembatan sungai pasar, cukuplah luasnya bila dibangun kantor disana dan masyarakat juga lebih mudah bila hendak membayar retribusi untuk PAD," ujarnya. (BANGKAPOS.COM/EDWARDI)

Penulis: edwardi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved