Pembunuh Guru SD di Sungailiat Tunggu Tuntutan

Pembunuh ibu guru cantik, istrinya sendiri, Sridevi (34), terancam hukuman penjara seumur hidup.

Pembunuh Guru SD di Sungailiat Tunggu Tuntutan
Kolase Bangka Pos/ Facebook - Sri Devi Lia
Pembunuhan Guru SD 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Fariansyah alias Fari (25), tinggal menunggu tuntutan jaksa. Walau demikian, terdakwa pembunuh ibu guru SD di Belinyu itu pasrah menghadapi belenggu yang bakal menimpanya.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Belinyu, Dede MY, Kamis (3/1/2019) menyatakan, terdakwa sudah beberapa kali menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat.

Bahkan kemarin, terdakwa hampir dituntut. Namun karena surat tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cabjari Belinyu belum rampung, sehingga proses penentuan nasib terdakwa oleh jaksa ditunda. Jaksa meminta waktu pada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sungailiat, untuk menetapkan waktu sidang tuntutan pada agenda sidang berikutnya.

"Baru mau Rentut (rencana tuntutan) ke Kejari Bangka dan diteruskan ke Kejati Babel. Sidang sebelumnya Tanggal 2 Januari 2019, agenda pembacaan tuntutan pidana, akan tetapi karena Rentut belum turun, maka kita minta tunda dengan Majelis Hakim PN Sungaikiat," katanya.

Proses sidang perkara pembunuhan tersebut pada intinya berjalan lancar. Para saksi telah memberikan keterangan lengkap di persidangan. Begitu pula terdakwa pelakunya, Fariansyah alias Fari, mengakui perbuatan.

"Terdakwa mengakui terus terang perbuatan yang dilakukannya sesuai BAP (berita acara penyidikan), sehingga sidang tinggal tuntutan," katanya.

Dilansir sebelumnya disebutkan, Fariansyah (25) mulai diadili. Pembunuh ibu guru cantik, istrinya sendiri, Sridevi (34), terancam hukuman penjara seumur hidup. Jaksa telah membacakan surat dakwaan dan menghadirkan saksi di agenda sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka.

Dalam surat dakwaan disebutkan, Terdakwa Fariansyah didakwa menggunakan dakwaan primair Pasal 340 KUHP subsidiair Pasal 338 KUHP atau kedua Pasal 44 Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Ancaman Pasal 340 KUHP penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun. (Bangkapos/ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved