Pekerjaan yang Asyik, Caddy Bisa Memiliki Wawasan Luas
Ya kalau penghasilan Alhamdulillah, ada uang menunggu, uang order, tips dari tamu, uang kehadiran. Kalau untuk gaji tidak
Penulis: Disa Aryandi | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM,BANGKA - Caddy Golf merupakan sebuah profesi terbaru di Negeri Laskar Pelangi. Profesi caddy muncul setelah dibangun lapangan Black Rocks Golf Belitung sebanyak 18 Hole di Jalan Raya Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.
Seorang caddy sangat umum memiliki kecantikan fisik semata.
Pekerjaan seorang caddy golf, tentunya tidak begitu sulit. Yang harus di miliki seorang caddy, bisa bermain golf dan mengemudikan mobil golf car buggy, agar caddy tersebut bisa memberikan arahan, terutama kepada pemain golf pemula dan mengantarkan mereka hingga permainan golf selesai.
Kasarnya seorang caddy hanya bekerja menemani sejumlah tamu untuk bermain golf. Namun harus didukung dengan cara pelayanan yang sangat baik, serta membuat pemain golf tersebut puas dalam olahraga elite ini.
"Ya memang kalau di Belitung, ini masih (caddy) masih terbilang baru lah. Tapi sebetulnya kalau sudah mengetahui, menjadi sebuah caddy itu pekerjaan yang sangat asyik," ucap Caddy Black Rocks Golf Belitung Suci, Sabtu (5/1) ketika berbincang-bincang dengan Pos Belitung.
Positif menjadi seorang caddy, terbilang santai dan bisa memiliki wawasan yang luas. Lantaran caddy bisa berkomunikasi langsung dengan pemain golf, yang rata - rata kalangan ekonomi menengah ke atas.
"Ya itu asyik nya menjadi seorang caddy ini, kami bisa memiliki pengetahuan yang lebih luas, karena sering komunikasi dengan orang - orang hebat lah istilahnya.
Sesuatu yang tidak pernah kami tau dalam obrolan itu, menjadi tau," ujar warga Desa Tanjung Tinggi ini.
Kegiatan seorang caddy ketika berada di lapangan, mayoritas harus lebih banyak berkomunikasi dengan pemain. Bisa mendekati orang tersebut, merupakan sesuatu yang prioritas, sehingga pemain tidak 'janggung' untuk bermain golf.
"Ya tinggal bagaimana cara mendekati orang itu saja. Ya setelah itu sih, kami paling, bagi bertemu dengan pemain pemula, mengajarkan sedikit - sedikit tentang teknis bermain golf dan aturan pemain golf.
Terus membawa tamu itu dari hole satu ke hole yang lain," kata Alumni SMK Negeri 1 Tanjungpandan ini.
Ketika ingin berminat menjadi seorang caddy, perempuan tersebut tidak boleh langsung terjun kelapangan. Caddy harus melewati masa pelatihan dulu selama enam minggu, agar lebih profesional menghadapi tamu.
Selama pelatihan itu, mereka di ajarkan bagaimana sopan santun kepada tamu, menerima tamu, serta memberikan pelayanan terbaik, agar pemain golf ini tidak merasa kecewa saat berada di lapangan.
"Ya kalau kami baru dua bulan menjadi caddy, sama dulu juga kami training dulu sebelum terjun ke lapangan seperti sekarang ini.
Ya kalau penghasilan Alhamdulillah, ada uang menunggu, uang order, tips dari tamu, uang kehadiran. Kalau untuk gaji tidak ada," bebernya.
Black Rocks Golf Belitung, baru memiliki caddy sebanyak 15 orang. Seluruh caddy itu merupakan warga Kabupaten Belitung. Kini Black Rocks masih banyak kekurangan caddy untuk bertugas di seputaran lapangan golf tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/caddy.jpg)