Pemerintah Harus Serius Atasi Harga Tiket Mahal

Harga tiket pesawat ke Pangkalpinang dan Belitung dinilai oleh Pemprov Babel sudah tidak wajar lagi. Maka harus serius diatasi pemerintah.

BANGKA POS.COM, BANGKA --Harga tiket pesawat ke Pangkalpinang dan Belitung dinilai oleh Pemprov Babel sudah tidak wajar lagi. Karena itu Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, Eko Wijaya khawatir bila hal ini tak diselesaikan akan memberi pengaruh buruk yang akan mengurangi tingkat kunjungan wisatawan ke Babel.

Padahal kata Eko Wijaya, destinasi wisata di Bangka Belitung saat ini sedang naik dan gencar dipromosikan. Dirinya mendesak pemerintah pusat dan instansi terkait untuk serius mengatasi masalah harga tiket tersebut. Jika tidak, menurut Eko, pendapatan daerah dari sektor pariwisata di Babel terancam tidak akan berkembang.

"Mulai dari Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, Bank Indonesia, Tim Pengendali Inflasi Daerah dan pihak maskapai penerbangan mesti duduk bersama untuk mewujudkan pariwisata yang menguntungkan semua pihak," ujar Eko Wijaya yang juga Ketua DPP Partai Demokrat, Bidang Energi, Minggu (6/1).

Menurut Eko Wijaya harga tiket pesawat,sedapat mungkin pihak maskapai dapat diberikan insentif yang terukur. Hal ini perlu dilakukan agar harga tiket dalam skala wajar dan tidak mengancam pariwisata di Bangka Belitung.

Selain itu, lanjut Eko Wijaya yang tak kalah penting adalah peningkatan kuantitas dan kualitas UMKM di Babel. Seperti di bidang kuliner dan kerajinan tangan. Bidang ini akan memberikan pengaruh besar kunjungan wisatawan ke Bangka Belitung.

Akan tetapi harus ada program dan skema yang tepat bagi UMKM untuk mendorong pariwisata di Babel. Harus ada program yang membuat UMKM dengan pelaku wisata saling berbagi keuntungan.

"Skemanya mesti didesain yang mengarahkan keuntungan bagi pelaku UMKM di Babel. Ini menambah keuntungan yang didapat dari hotel atau penginapan yang ada," papar Eko.

Lebih lanjut Eko Wijaya mengharapkan promosi pariwisata Babel harus lebih maksimal lagi.
Mengingat pada era ini, banyak wisatawan yang mencari informasi wisata melalui media, khususnya digital.

"Untuk ini generasi milenial di Babel yang akrab dengan media dapat diberdayakan oleh pemerintah guna membuat promosi -promosi wisata Babel yang menarik," kata Eko. (can)

Berita selengkapnya baca Bangka Pos Edisi Cetak, Senin 7 Januari 2019, Hal 12

Penulis: Hendra
Editor: tidakada013
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved