Pasutri Tewas di Pondok Kebun, Ini Kenangan Terakhir Korban Bersama Keluarga

Ia menuturkan, aktifitas kedua orang tuanya memang lebih banyak bercocok tanam di kebun. Biasanya berangkat

Pasutri Tewas di Pondok Kebun, Ini Kenangan Terakhir Korban Bersama Keluarga
IST/dok Polres Belitung
Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana ?memantau proses olah TKP yang dilakukan jajaran Polsek Membalong dibantu Satreskrim Polres Belitung, Minggu (6/1/2019) malam. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Ilpi Yanto (39) anak bungsu pasutri yang tewas dibunuh di pondok kebunnya, Minggu (6/1/2019) lalu berusaha tegar saat ditemui posbelitung.co, Senin (7/1/2019).

Bungsu dari empat bersaudara itu mengakui tidak terdapat firasat apapun sebelum kejadian naas itu menimpa kedua orang tuanya.

Bahkan dirinya sempat berbincang di kediamanya di Jalan Pemuda, Desa Aik Rayak, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung sebelum ia berangkat kerja ke Manggar, Kabupaten Belitung Timur.

"Terakhir ketemu Rabu (2/1/2019) itu lah, masih sempat ngobrol sambail sarapan. Lalu saya berangkat kerja dan mereka masih di rumah kurang tahu jam berapa pergi ke kebun," ujarnya.

Ia menuturkan, aktifitas kedua orang tuanya memang lebih banyak bercocok tanam di kebun. Biasanya berangkat pada Senin dan kembali pulang Sabtu.

Bahkan aktifitas itu sudah dilakukan semenjak puluhan tahun silam.

"Kalau ditanya semenjak kapan, bisa dibilang saya ini gede-gede di kebun itu lah," ungkapnya.

Pasca menyambut malam pergantian tahun, memang Ilpi beserta keluarganya sempat menghabiskan waktu untuk liburan.

Keluarga besarnya jalan-jalan ke destinasi wisata sekaligus berenang di kolam pemandian‎.

Oleh sebab itu, orang tuanya baru berangkat ke kebun pada Rabu (2/1/2019).

Halaman
12
Penulis: Dede Suhendar
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved