Pekerja Tambang Mengalami Kecelakaan Dalam Bekerja Berhak Mendapatkan Asuransi Kecelakaan

Yang pertama memang status operator yang meninggal harus jelas ia bekerja dengan siapa, apa ia bekerja

Pekerja Tambang Mengalami Kecelakaan Dalam Bekerja Berhak Mendapatkan Asuransi Kecelakaan
bangkapos/riki
Sekretaris Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan terpadu, Satu Pintu dan Tenaga Kerja Bateng, Paizal. 

BANGKAPOS.COM--Kecelakaan tambang di Desa Lubuk, Kecamatan Lubuk Besar, yang menyebabkan operator ekskavator tewas tertimbun tanah, pada Minggu (7/1/2019) pagi, menjadi perhatian pihak Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan terpadu, Satu Pintu dan Tenaga Kerja Bateng.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan terpadu, Satu Pintu dan Tenaga Kerja Bateng, Paizal, mengatakan bahwa pekerjan yang mengalami laka tambang berhak mendapatkan perhatian serta jaminan kematian dari pihak pemberi kerja.

"Yang pertama memang status operator yang meninggal harus jelas ia bekerja dengan siapa, apa ia bekerja dari pemilik alat berat atau dari pemilik tambang, tetapi apabila ada unsur perintah dan pekerja menerima upah mereka harus tunduk dengan Undang-undang tenaga kerjaan,"jelas Paizal kepada wartawan, Senin (1/7/2019).

Ia mengatakan ada hak dan kewajiban yang bisa didapatkan oleh pekerja dan pemberi kerja apabila terjadi kecelakaan seperti ini.

"Kejadian PHK seperti ini disebabkan karena meninggal dunia kecelakaan kerja berdasarkan aturan undang undang tenaga kerja, berhak mendapatkan pesangon karena meninggal dunia, termasuk apabila dia ikut BPJS kesehatan dan Ketenagakerjaan itu bisa di klaim,' jelasnya.

Namun menurutnya, itu semua bisa dilaksanakan apabila telah terdaftar, dan bila tidak pun, bisa diselesaikan secara musyawarah antara pemberi kerja dan pekerja, untuk memberikan hak berupa pesangon terhadap pekerja yang mengalami kecelakaan.

"Selama musyawarah bisa dilaksanakan, dan ahli waris bisa menerimanya maka tidak perlu menggunakan, aturan hukum yang ada, tetapi" jelasnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved