Pihak Tenaga Kerja Bateng Sulit Mendata Para Pekerja Tambang Ilegal

Kita kadang kesulitan untuk dapat data riil mereka yang memiliki usaha perorangan tambang ini, dan tidak

Pihak Tenaga Kerja Bateng Sulit Mendata Para Pekerja Tambang Ilegal
bangkapos/riki
Sekretaris Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan terpadu, Satu Pintu dan Tenaga Kerja Bateng, Paizal. 

BANGKAPOS.COM--Sekretaris Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan terpadu, Satu Pintu dan Tenaga Kerja Bateng, Paizal, mengatakan beban kerja para pekerja tambang sangat berat, termasuk dengan resiko kecelakaan dalam bekerja.

Sehingga menurutnya, para pemberi kerja baik pemberi kerja baik perorangan, atau perusahaan harus mengutamakan keselamatan pekerja dalam bekerja.

"Kita kadang kesulitan untuk dapat data riil mereka yang memiliki usaha perorangan tambang ini, dan tidak terdata karena mereka tidak berizin atau ilegal,"jelas Paizal kepada wartawan, Senin (7/1/2019).

Sehingga sambung Paizal, pihak dinas kesulitan untuk memberikan edukasi dan pengetahuan terhadap para pemberi kerja, terkait memperkerjakan pekerja tambang yang harus mengutamakan keselamatan dan jaminan kesehatan serta ketenagakerjaan.

"Setiap pemberi kerja wajib mengutamakan keselamatan kerja, baik itu aspek perlengkapan kerja, dan hak normatif buruh seperti memperhatikan asuransinya,"jelasnya.

Ia mengatakan selama ini, pihak Dinas Tenaga kerja Bateng hanya bisa menjangkau untuk perusahaan yang memiliki izin untuk bisa mendapatkan edukasi pengetahuan dari pihak tenaga kerja, sementara yang tidak memiliki izin mereka sulit menjangkaunya.

"Kami hanya yang bersifat formal menfasilitasi dan mendiasi penyelesaian di setiap perusahaan yang membutuhkan, tiap tahun ada anggaranya, seperti perusahaan perbelanjaan kita selalu bina baik HRD atau buruhnya,"tegasnya.
(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved