Pedagang Ayam: Kami Tak Keberatan Asal Semuanya Berjualan di Pasar Kemangi

Sejumlah pedagang ayam di kawasan Pasar Induk Pangkalpinang mengaku tak keberatan dengan relokasi mereka ke Pasar Kemangi

Pedagang Ayam: Kami Tak Keberatan Asal Semuanya Berjualan di Pasar Kemangi
Dokumen Bangka Pos
Ditertibkan- Petugas Satpol PP Pangkalpinang menertibkan sisa-sisa lapak pedagang ayam di kawasan Pasar Induk Pangkalpinang, Selasa (8/1/2019). Mulai hari ini para pedagang direlokasi untuk menempati Pasar Kemangi. 

BANGKAPOS.COM - Sejumlah pedagang ayam di kawasan Pasar Induk Pangkalpinang mengaku tak keberatan dengan relokasi mereka ke Pasar Kemangi. Awaluddin (39) misalnya, tak masalah dengan kebijakan tersebut asalkan seluruh pedagang kompak menempati lokasi jualan yang sama.

"Tidaklah. Asalkan kompak, semuanya masuk di Pasar Kemangi ini. Lebih mantap, lebih sip, ibaratnya kekompakan itu ada. Ini seluruhnya pindah ke sini. Fasilitas juga sudah lengkap, lampu ada, air juga ada. Selama ini tidak ada fasilitas itu, syukurlah sekarang sudah ada fasilitas ini," kata dia kepada bangkapos.com di Pasar Kemangi.

Pedagang lainnya, Jon (42) juga mengatakan hal senada.

"Yang penting semuanya pindah di sini. Yang penting dijadikan satu lokasi," katanya.

Lapak-lapak liar milik pedagang ayam di kawasan Pasar Induk Pangkalpinang ditertibkan Selasa (8/1/2019) pagi hingga siang ini. Sebelumnya mereka adalah para pedagang ayam yang berjualan di jalan seperti di samping Plaza Ramayana hingga median jalan kawasan pasar ikan lama.

Pantauan bangkapos.com, lapak-lapak pedagang tersebut ditertibkan oleh petugas gabungan Satpol PP Pangkalpinang. Tampak juga petugas Dinas Perhubungan, TNI dan kepolisian. Pedagang direlokasi untuk menempati lapak-lapak di bangunan Pasar Kemangi.

"Ini penertiban bertahap. Selama ini para pedagang ayam berjualan di tempat-tempat yang dilarang. Kami tertibkan ke Pasar Kemangi, yang memang dikhususkan untuk pedagang ayam. Kami sudah benahi fasilitasnya, sudah kami bersihkan, selama ini tidak dimanfaatkan," kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Perdagangan Pangkalpinang Akhmad Subekti kepada Bangka Pos, Selasa (8/1/2019).

Sebelumnya, kata Subekti, para pedagang telah mencabut lot undian nomor lapak mereka di Pasar Kemangi. Ada 80 pedagang yang ikut undian nomor lapak sementara lapak yang tersedia sekitar 90-an lapak.

"Alhamdulillah masih muat. Hari ini kami relokasi. Kami berharap, setelah relokasi ini, mereka tidak lagi berjualan di jalan. Walaupun kita tahu bahwa budaya masyarakat kita ini pengen belanja tanpa turun dari kendaraan, tetapi bertahap kami hilangkan budaya itu, masyarakat juga harus mendukung. Supaya penjual dan pembeli sama-sama nyaman," ucap Subekti.

Dia menyatakan, pihaknya bekerja sama dengan Satpol PP untuk mengawasi pedagang agar tidak kembali berjualan di jalan.

"Jangan sampai muncul satu, kalau sudah muncul, balik lagi, dan susah melakukan penertiban," ucap Subekti. (BANGKAPOS.COM / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved