Setelah Direlokasi ke Pasar Kemangi, Satpol PP Pangkalpinang Akan Awasi Pedagang Ayam

Syafruddin menyatakan pihaknya siap mengawasi para pedagang setelah relokasi ini untuk memastikan para pedagang tidak kembali berjualan di jalan.

Setelah Direlokasi ke Pasar Kemangi, Satpol PP Pangkalpinang Akan Awasi Pedagang Ayam
BANGKA POS / DEDY Q
Ditertibkan- Petugas Satpol PP Pangkalpinang menertibkan sisa-sisa lapak pedagang ayam di kawasan Pasar Induk Pangkalpinang, Selasa (8/1/2019). Mulai hari ini para pedagang direlokasi untuk menempati Pasar Kemangi. 

BANGKAPOS.COM - Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Pangkalpinang Syarifuddin mengatakan, ada 70 personel gabungan yang ikut dalam penertiban dan relokasi pedagang ayam di kawasan Pasar Induk Pangkalpinang, Selasa (8/1/2019). Selain pihaknya, penertiban juga didampingi aparat TNI, kepolisian, petugas UPT Pasar Pangkalpinang dan dari Dinas Perhubungan Pangkalpinang.

Syafruddin menyatakan pihaknya siap mengawasi para pedagang setelah relokasi ini untuk memastikan para pedagang tidak kembali berjualan di jalan.

"Kami tetap akan memantau bersama UPT Pasar. Tetap kami lakukan pembinaan secara persuasif, kami arahkan untuk masuk ke Pasar Kemangi," kata Syarifuddin ditemui di kawasan Pasar Induk Pangkalpinang.

Lapak-lapak liar milik pedagang ayam di kawasan Pasar Induk Pangkalpinang ditertibkan Selasa (8/1/2019) pagi hingga siang ini. Sebelumnya mereka adalah para pedagang ayam yang berjualan di jalan seperti di samping Plaza Ramayana hingga median jalan kawasan pasar ikan lama.

Pantauan bangkapos.com, lapak-lapak pedagang tersebut ditertibkan oleh petugas gabungan Satpol PP Pangkalpinang. Tampak juga petugas Dinas Perhubungan, TNI dan kepolisian.

Pedagang direlokasi untuk menempati lapak-lapak di bangunan Pasar Kemangi.

"Ini penertiban bertahap. Selama ini para pedagang ayam berjualan di tempat-tempat yang dilarang. Kami tertibkan ke Pasar Kemangi, yang memang dikhususkan untuk pedagang ayam. Kami sudah benahi fasilitasnya, sudah kami bersihkan, selama ini tidak dimanfaatkan," kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Perdagangan Pangkalpinang Akhmad Subekti kepada bangkapos.com, Selasa (8/1/2019).

Sebelumnya, kata Subekti, para pedagang telah mencabut lot undian nomor lapak mereka di Pasar Kemangi. Ada 80 pedagang yang ikut undian nomor lapak sementara lapak yang tersedia sekitar 90-an lapak.

"Alhamdulillah masih muat. Hari ini kami relokasi. Kami berharap, setelah relokasi ini, mereka tidak lagi berjualan di jalan. Walaupun kita tahu bahwa budaya masyarakat kita ini pengen belanja tanpa turun dari kendaraan, tetapi bertahap kami hilangkan budaya itu, masyarakat juga harus mendukung. Supaya penjual dan pembeli sama-sama nyaman," ucap Subekti.

Dia menyatakan, pihaknya bekerja sama dengan Satpol PP untuk mengawasi pedagang agar tidak kembali berjualan di jalan.

"Jangan sampai muncul satu, kalau sudah muncul, balik lagi, dan susah melakukan penertiban," ucap Subekti. (BANGKAPOS.COM / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved