Dua Isu Ini Bakal Dibawa Kepala DLH se Babel dalam Rakorgub

Kepala Dinas Lingkungan Hidup se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sepakat akan membawa dua persoalan lingkungan hidup dalam rapat koordinasi Gub

Dua Isu Ini Bakal Dibawa Kepala DLH se Babel dalam Rakorgub
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Rakor Kepala DLH se Babel di ruang rapat DLH Babel, Rabu (9/1/2018). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Lingkungan Hidup se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sepakat akan membawa dua persoalan lingkungan hidup dalam rapat koordinasi Gubernur yang akan berlangsung pada pertengahan Januari nanti.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Babel, Eko Kurniawan usai rapat bersama kepala dinas lingkungan hidup se Babel mengatakan dua persoalan yang akan dibawa ialah pengurangan penggunaan plastik dan optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) atau TPS3R.

Ia menyebutkan, dua isu ini penting untuk nantinya diteruskan dalam kebijakan. Pengurangan sampah plastik ini diharapkan nantinya akan ada regulasi dan kesepakatan bersama untuk menguranginya. Misalnya, di lingkungan pemerintah daerah tidak lagi menggunakan sampah plastik yang tidak bisa didaur ulang.

"Ini menjadi permasalahan nasional, kita daerah menindaklanjuti ini. Arahnya nanti akan ada regulasi untuk mengatur pengurangan sampah plastik. Misalnya, kami diinternal DLH Provinsi untuk minum sudah mulai enggak pakai minuman kemasan plastik tapi menggunakan gelas. Kita berharap nantinya ini juga dilakukan semua," kata Eko usai pertemuan di Kantor DLH Provinsi, Rabu (9/1/2019).

Ia menyebutkan, sampah plastik tidak hanya menjadi ancaman bagi lingkungan tapi juga kesehatan, oleh karena itu menjadi perhatian serius.

"Ini jadi PR bersama bagi kita untuk mengurangi sampah plastik. Kami di DLH sepakat buat tidak lagi menggunakan bahan plastik satu kali pakai," katanya.

Sedangkan untuk TPS3R ialah upaya penganan sampah di Babel. TPS3R yang sudah ada harus dioptimalkan sehingga bisa mengurangi pasokan sampah yang masuk ke TPA. Kesadaran masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah ditingkat rumah tangga juga harus ditingkatkan.

"TPS3R ini sudah cukup banyak, yang dibangun kementerian saja ada sekitar 14. Tapi ini belum optimal, makanya mau dioptimalkan sehingga pengelolaan sampah dapat berjalan dengan baik," katanya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

.

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved