Jangan Ada Karangan Bunga Politik di Acara Keagamaan

Tidak boleh Natal itu kan kegiatan keagamaan dan bukan kegiatan kampanye, Caleg mengirimkan karangan

Jangan Ada Karangan Bunga Politik di Acara Keagamaan
bangkapos/deddy marjaya
Komitmen Polda, Bawaslu dan Kemenag Cegah Tempat Ibadah Jadi Alat Politik 

BANGKAPOS.COM BANGKA-- Masih adanya karangan bunga yang dikirimkan oleh politisi yang bertarung di Pileg 2019 dalam berbagai acara menjadi sorotan dalam kegiatan Dialog Interaktif yang digelar oleh Polda Kepulauan Bangka Belitung Rabu (9/1/2019).

Untuk itu Romo Hans Jeharut meminta saat gelaran Natal Bersama di GOR Salahuddin 25 Januari 2019 tidak ada karangan bunga yang berbau politis.

Dia sendiri, termasuk pihak yang tak setuju adanya aktifitas politik di lingkungan acara keagamaan.

Terlebih, menurutnya dengan sudah adanya himbauan dari Uskup Bangka Belitung yang melarang aktifitas politik praktis di lingkungan gereja. 

"Banyak orang yang akan datang di gelaran Natal Bersama mendatang secara ‘marketing’ ini bagus bagi si caleg tapi saya juga tidak setuju jika acara keagamaan dijadikan tempat berkampanye menarik simpati," kata Hans Jeharut sembari meminta pendapat dari Bawaslu Babel 

Menanggapi pertanyaan tesebut Jafri Habib Komisioner  Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Babel mengatakan pada prinsipnya memang tak boleh ada aktifitas politik di acara keagamaan.

Termasuk juga yang dilarang, menurut dia adalah karangan bunga dari caleg yang banyak beredar di lokasi pesta perkawinan dan rumah duka cita.

“Tidak boleh Natal itu kan kegiatan keagamaan dan bukan kegiatan kampanye, Caleg mengirimkan karangan bunga dengan menampilkan citra diri berupa nomor urut, slogan dan lain-lain, jelas tak boleh, temasuk acara perkawinan atau rumah duka cita,” kata Jafri Habib.

Menurut Jafri Habib akan diambil tindakan tegas bila menemukan adanya papan bunga caleg yang berisikan nomor urut dan hal-hal yang berkaitan dengan nuansa berkampanye saat berlangsung kegiatan Natal Bersama ataupun kegiatan keagamaan lainnnya.

"Panitia dan nama caleg yang berkirim papan bunga itu akan kita panggil jika terjadi ,” kata Jafri Habib.(*)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved