Masih Dalam Verifikasi, Jumlah Anak Penderita Stunting Belum Diketahui Pasti

Datanya tinggal di entry ke sistem, sekarang kita verifikasi. Kemungkinan akhir bulan ini selesai karena dengan

Masih Dalam Verifikasi, Jumlah Anak Penderita Stunting Belum Diketahui Pasti
Bangka Pos/Krisyanidayati
Kepala Dinas Kesehatan Babel, Mulyono Susanto 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mulyono Susanto mengatakan kegiatan pencatatan pelaporan gizi masyrakat (E-PPGM) masih dalam verifikasi sehingga belum diketahui pasti berapa jumlah anak-anak stunting di Babel. 

Ia menyebutkan, E-PPGM ini akan dilakukan terus menerus pasalnya berkelanjutan terutama pendataan ibu hamil dan anak-anak.

Namun, untuk tahap awal ini pendataan akan dirampungkan pada Januari ini.

"Datanya tinggal di entry ke sistem, sekarang kita verifikasi. Kemungkinan akhir bulan ini selesai karena dengan adanya data ini kita baru tau realnya berapa anak-anak yang stunting di Babel," kata Mulyono, Rabu (9/1/2019).

Ia menjelaskan data desa stunting berdasarkan riskesdas 2013 yang ditetapkan pemerintah daerah bisa saja berubah.

Hal ini lantaran dalam beberapa tahun belakangan terus dilakukan intervensi penanganan stunting. 

"Riskesdas 2013 memang ada 20 desa, makanya dengan E-PPGM ini kita update lagi berapa data realnya. Kalau kasat mata kan anak-anak dikatakan stunting apabila tinggi badan enggak sesuai usianya," jelasnya. 

Ia menyebutkan, beberapa hal yang telah dilakukan pihaknya untuk mengintervensi stunting ialah pemberian makanan tambahan, edukasi posyandu, pemantauan tumbuh kembang anak, pemeriksaan rutin kesehatan ibu hamil dan pemberian tablet tambah darah. 

"Stunting kan tidak hanya soal gizi, tapi lintas sektor. Bukan hanya persoalan ketersediaan makanan, lebih dari itu pola asuh, bagaiamana memberikan makanan yang tepat pada ibu hamil dan balita. Faktor sanitasi, air bersih, dan pendidikan juga masuk," sebutnya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved