Pedagang Daging Ayam Berharap Lapak Pasar Kemangi Digratiskan

Para pedagang daging ayam yang saat ini berjualan di lapak-lapak Pasar Kemangi Pangkalpinang mengaku belum mengetahui berapa harga sewa lapak

Pedagang Daging Ayam Berharap Lapak Pasar Kemangi Digratiskan
bangkapos/edwardi
Para pedagang daging ayam sudah berjualan di lapak-lapak Pasar Kemangi Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM  -- Para pedagang daging ayam yang saat ini berjualan di lapak-lapak Pasar Kemangi Pangkalpinang mengaku belum mengetahui berapa harga sewa lapak yang ditetapkan Pemkot Pangkalpinang.

"Kami belum tau pak berapa harga sewa lapak ini, yang penting kita tempati dulu dan berjualan disini, kalau kami berharap sewa lapak ini digratiskan saja dulu selama setahun atau berapa bulan untuk sosialisasi dulu," kata Eduar, pedagang daging ayam, Rabu (09/01/2019).

Diakuinya, sebelumnya pihak Pemkot melalui Dinas Perindustrian Perdagangan UMKM dan Koperasi Pangkalpinang sudah melakukan undian untuk menetapkan meja lapak masing-masing pedagang.

"Untuk penetapan lapak-lapak ini enggak jadi masalah, yang namanya rejeki sudah ada yang mengaturNya, yang penting jangan ada lagi yang berjualan daging ayam di luar Pasar Kemangi ini," tukasnya.

Sementara Heru, pedagang daging ayam lainnya mengungkapkan fasilitas sambungan pipa air sudah ada di meja lapak, tinggal memasang korannya namun seperti saluran pipa air ini belum berfungsi.

"Kita saat ini membeli air dengan penjual air ketengan pakai ember atau jerigen tapi lumayanlah yang penting ada air dulu, ke depan berharap agar sambungan kran air ini bisa difungsikan," harapnya.

Dilanjutkannya, sementara untuk fasilitas listrik memang sudah ada namun dengan menyambung entah dari mana.

"Kita saat ini yang penting saling menyambung listrik dulu, sebab saat ini belum ada KWH meter khusus listrik untuk Pasar Kemangi ini," ungkapnya.

Diakuinya berjualan di lapak Pasar Kemangi lebih nyaman karena tidak kepanasan sebab atap bangunan tinggi dan terbuka sehingga banyak sirkulasi udara baik.

"Hanya saja ukuran lapak ini kurang lebar karena saat kita mulai berjualan subuh tidak bisa menampung atau meletakkan semua daging ayam yang kita bawa untuk jualan. Kalau boleh bagian depan meja lapak ini mau kita tambahkan meja papan supaya bisa meletakkan ayam-ayam potong bulat yang kita jual," harapnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan UMKM dan Koperasi Pangkalpinang, Akhmad Subekti saat dikonfirmasi mengaku untuk masalah teknis sewa lapak dan teknis lainnya di lapangan yang lebih mengetahui adalah Kepala UPT Pasar.

"Silahkan hubungi pak Fauzi Kepala UPT Pasar, beliau yang lebih paham soal ini," ujarnya. (BANGKAPOS.COM/EDWARDI)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved