Peduli Pahlawan, Lanal Babel Lakukan Pengecatan Tugu Pahlawan

Kondisi tugu yang memiliki nilai sejarah tersebut sebelumnya terkesan tak terawat kini tampak lebih terawat

Peduli Pahlawan, Lanal Babel Lakukan Pengecatan Tugu Pahlawan
Bangkapos/Ryan Agusta
Lanal Babel melakukan Pengecatan monumen Sahabuddin 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -Tugu monumen berupa patung pahlawan daerah Sahabudin beserta replik kapal perang RI yang dibangun di depan halaman kantor Dinas Pemuda & Olah Raga Provinsi kepulauan Bangka Belitung (Dispora Prov Babel) kini tampak terlihat bersih dan nyaman dipandang.

Kondisi tugu yang memiliki nilai sejarah tersebut sebelumnya terkesan tak terawat kini tampak lebih terawat lantaran pihak Lanal Babel yakni personil TNI Pos Pangkal Balam telah melakukan pengecatan terhadap tugu tersebut 

Pantauan bangkapos.com, Rabu (9/1/2019) siang sekitar pukul 11.30 sejumlah personil TNI AL Pangkal Balam tampak sedang sibuk melakukan pembersihan sekaligus pengecatan tugu pahlawan daerah yang berada di halaman depan kantor Dispora Prov Babel) di kawasan jalan raya Pelepas, Kota Pangkalpinang.

Sementara kepala Dispora Prov Babel, Suharto saat dikonfirmasi terkait kondisi tugu monumen pahlawan daerah (Sahabudin) berada di halaman kantornya sebelumnya terkesan tak terawat justru dirinya membantah.

"Kita rawat kok!," kata Suharto singkat saat dihubungi melalui ponselnya, Rabu (9/1/2019) siang.

Hanya saja menurutnya untuk kegiatan perawatan monumen tugu pahlawan itu tentunya membutuhkan biaya atau anggaran namun kondisi anggaran yang dimiliki pihaknya terbatas.

Namun begitu Suharto menegaskan terkait keberadaan tugu monumen pahlawan daerah (Sahabudin)  itu sesungguhnya awalnya tak lain usulan pihak TNI AL sehingga sebagai bentuk perhatian pihak pemerintah daerah dibangunlah monumen tugu Sahabudin di halaman depan kantornya tersebut.

Terpisah Komandan Lantamal (Danlanal) Babel, Kolonel Laut (P) Muhamad Taufik mengatakan alasan pihaknya melakukan pengecatan terhadap monumen pahlawan Sahabudin tak lain sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan terhadap Sahabudin yang merupakan sosok pahlawan asal daerah Babel yang juga merupakan pahlawan asal prajurit TNI AL yang ikut pertempuran di laut Aru.

Terkait hal itu pula ditegaskan Danlanal Babel jika kegiatan pengecatan monumen tugu Sahabudin itu tak lain pula sebagai bentuk persiapan acara memperingati hari Darma Samudera.

"Hari Dharma Samudera yang diperingati setiap tanggal 15 Januari, merupakan suatu peristiwa yang tak bisa dipisahkan dari sejarah perjalanan TNI AL," kata Danlanal, Rabu (9/1/2019).

Dijelaskanya lebih lanjut hari Dharma Samudera sendiri untuk memperingati peristiwa heroik yang terjadi di Laut Aru pada 15 Januari 1962, dimana pada saat itu telah terjadi pertempuran laut yang melibatkan tiga kapal cepat torpedo TNI Angkatan Laut.

"Lanal sangat berharap bahwa para pelaku sejarah dr Babel seperti Kelasi Satu Sahabudin yang merupakan putra daerah dan berjuang untuk kemerdekaan bisa menjadi tauladan bagi generasi muda Bangka Belitung.

KLS Sahabudin meninggal di Laut Aru 15 Januari 1962. Sebuah torpedo dari kapal perang Belanda menghantam lambung KRI Macan Tutul," terangnya.

Banyak keterkaitan antara TNI Angkatan Laut dgn sejarah bangsa dan negara Indonesia, termasuk sejarah berdirinya Provinsi Bangka Belitung, semoga bisa menjadi momentum kebangkitan kejayaan provinsi Babel di masa mendatang. 

(Bangka Pos/Ryan A Prakasa)

Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved